Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Dipadu Media Berbasis Visual Terhadap Hasil Belajar Biologi Peserta Didik Di SMA Negeri 2 Manado Liza Kolondam; Beactris Meirin Sidobo; Yessikah Feiby Bansaleng; Habriela O. K Rindorindo
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2538

Abstract

Problem based learning (PBL) sangat berguna bagi pembelajar/guru demi meningkatkan hasil belajar peserta didik karena pembelajaran berbasis masalah (PBL) bersifat student centered dimana peserta didik memiliki tanggung jawab utama dalam menyelidiki masalah-masalah dan memburu pertanyaan-pertanyaan, dan guru dalam model pembelajaran ini berperan sebagai fasilitator yang dapat mengarahkan siswa untuk dapat memecahkan masalah serta secara aktif dapat menyebarkan informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran problem based learning dipadu media berbasis visual terhadap hasil belajar biologi peserta didik di SMA N 2 Manado. Sampel pada penelitian ini adalah kelas XI MIA 3 sebagai kelas kontrol yang terdiri dari 21 peserta didik, dan kelas XI MIA 4 sebagai kelas eksperimen yang terdiri dari 21 peserta didik, maka pengujian hipotesis menggunakan uji-t dua sampel independen satu sisi untuk sisi atas dan dibantu dengan  program  SPSS 17. Berdasarkan analisis data yang diperoleh, pengujian hipotesis menunjukkan rata-rata hasil posttest kelas eksperimen adalah 78,80 sedangkan hasil posttest kelas kontrol adalah 52,85. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa penerapan model PBL dipadu media berbasis visual berpengaruh terhadap hasil belajar biologi peserta didik di SMA Negeri 2 Manado.
Pengaruh Metode Praktikum Fermentasi Pala (Myristica fragrans houtt) pada Materi Bioteknologi terhadap Hasil Belajar Siswa Beactris Meirin Sidobo; Yessikah Feiby Bansaleng; Liza Kolondam; Agung Ramadhan
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss2.2717

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan pada tahap observasi awal, yaitu rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta kurangnya pemahaman terhadap materi bioteknologi. Kondisi tersebut berdampak pada belum optimalnya hasil belajar siswa, salah satu penyebabnya adalah guru kurang tepat dalam menerapkan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi yang diajarkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas pengaruh metode praktikum fermentasi anggur pala (Myristica fragran houtt) pada materi bioteknologi terhadap hasil belajar siswa di kelas XII SMA N 1 Siau Barat. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan rancangan penelitian Randomized control group pre test post test design. Sampel yang diambil adalah seluruh siswa kelas XII IPA1 sebagai kelas eksperimen dan seluruh siswa kelas XII IPA2 sebagai kelas control dengan menggunakan sampling jenuh yang ditentukan pada 2 kelas. Data hasil penelitian di analisis dengan menggunakan uji-t menunnjukan bahwa nilai t-hitung= 5.13 > t-tabel= 2.005 dengan taraf nyata α= 0,05 ini berarti tolak H0 dan terima H1, dapat disimpulkan bahwa metode praktikum pada materi bioteknologi ini berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.
Potential of Medicinal Plants in Indonesian Forest Biodiversity Conservation in Synergy with Pharmaceutical Technology for Modern Medicine Dadang Muhammad Hasyim; Dito Anurogo; Yessikah Feiby Bansaleng; Siti Fatmah Hiola; Nuralfin Anripa
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 5, No 3 (2025)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v5i3.899

Abstract

This study aims to identify challenges and opportunities for medicinal plant conservation in Indonesian forests, focusing on local communities' role, technology use, and government policies. Indonesia's forests, rich in medicinal plants, face grave threats from deforestation and land conversion for agriculture. Climate change is also exacerbating the sustainability of medicinal plants by changing their growth patterns. Local communities living around forest areas have traditional knowledge that is critical to the conservation of medicinal plants. If properly utilized, this knowledge can help maintain the sustainability of medicinal plant species and minimize the negative impacts of land conversion. In addition, information technology and biotechnology offer solutions for monitoring and preserving medicinal plants. Mapping and active compound extraction technologies can improve conservation quality and facilitate the development of medicinal plant-based products for modern medicine. However, a significant challenge faced is the lack of policies that support medicinal plant conservation and the lack of clarity in regulations governing the utilization of these plants. Community empowerment through conservation education and training is key to the long-term success of medicinal plant conservation. By integrating the community's traditional knowledge, supportive policies, and modern technology, medicinal plant conservation can be carried out sustainably. This research emphasizes the importance of collaboration between the government, local communities, and the private sector in achieving conservation goals that are more effective and beneficial for all parties.