Masih banyak ditemukan permasalahan saat persalinan, diantaranya partus yang merupakan salah satu dari beberapa penyebab kematian ibu dan bayi baru lahir diIndonesia. Untuk menangani persalinan lama, maka di Inggris sudah mulai diperkenalkan teknik persalinan aktif (active birth) dengan menggunakan Birth ball. Birth ball merupakan diantara metode active birth yang dapat digunakan selama kala I persalinan. Birth ball merupakan diantara metode active birth yang dapat digunakan selama kala I persalinan. Birth ball (bola persalinan) adalah bola terapi fisik yang membantu ibu inpartu kala I keposisi yang dapat membantu kemajuan persalinan. Sebuah bola terapi fisik dapat digunakan dengan berbagai posisi. Dengan duduk dibola dan bergoyang-goyang membuat rasa nyaman dan membuat kemajuan persalinan menggunakan gravitasi, sambil meningkatkan pelepasan endorphin karena elastisitas dan kelengkungan bola, merangsang reseptor dipanggul mensekresi endorphin. Tujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Teknik Active Birth dengan metode Birth Ball Terhadap Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif Pada Ibu Bersalin. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan design Jenis penelitian ini adalah Quasy eksperimental dengan pendekatan Postest Only Design. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Data diperoleh dengan menggunakan lembar SPO dan lembar observasi. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Uji T-Test One sample statistic. Hasil : Berdasarkan uji statistik T Test one sample test di atas didapatkan data rerata kemajuan persalinan Kala I dengan penerapan Tehnik Active Birth dengan metode Birth Ball adalah 1,5 dan SD ± 0.74, sedangkan data hasil p value = ,000 < α = 0,05 Kesimpulan: Dari hasil uji statistik didapatkan hasil p value = ,000 < α = 0,05 maka dapat disimpulkan H1 diterima berarti Ada pengaruh Penerapan Teknik Active Birth dengan metode Birth Ball terhadap Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif Pada Ibu Bersalin.