Henry Wiyono
Universitas Eka Harap

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Perilaku Caring pada Anggota Keluarga dengan Gangguan Jiwa di Pusat Kesehatan Masyarakat Henry Wiyono; Nofiani Harnawati
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.606

Abstract

Gangguan jiwa merupakan kondisi kesehatan yang memerlukan dukungan berkelanjutan, tidak hanya dari tenaga kesehatan tetapi juga dari keluarga sebagai lingkungan terdekat pasien. Perilaku caring keluarga berperan penting dalam proses pemulihan dan mencegah kekambuhan pasien dengan gangguan jiwa. Namun, rendahnya tingkat pengetahuan keluarga mengenai gangguan jiwa sering kali menjadi hambatan dalam pemberian dukungan yang optimal. Tujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan keluarga dengan perilaku caring pada anggota keluarga dengan gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Maliku. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 35 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan perilaku caring keluarga yang sudah melalui uji  validitas dan reliabilitas , hasil r hitung > r tabel (0,361) dengan reabilitas nilai cronbach alpha > 0,60. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori cukup (66,7%), dan perilaku caring pada kategori sedang (61,5%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan keluarga dengan perilaku caring (nilai p <0.001; r = 0,661), yang berarti terdapat korelasi positif sedang antara kedua variabel. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan keluarga dengan perilaku caring terhadap anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kejadian Speech Delay pada Anak Usia Prasekolah (3-5 Tahun) di Instalasi Rehabilitasi Medik Henry Wiyono; Dwi Anggi Oktavia
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 3 (2026): Juni 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i3.2457

Abstract

Keterampilan bahasa pada anak dianggap sebagai tolak ukur normalnya perkembangan. Speech delay pada anak yang tidak ditangani mengakibatkan berbagai masalah seperti kesulitan belajar, gangguan emosi, dan masalah sosial. Pola asuh yang kurang tepat dapat menghambat perkembangan bahasa dan kemampuan bicara anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian speech delay pada anak usia prasekoah (3-5 tahun) di Instalasi Rehabilitasi Medik. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan total sampling, jumlah sampel 30 responden berdasarkan kriteria insklusi yang ditetapkan. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen Parenting Styles and Dimensions Questionnaire-Short Version (PSDQ) dan Instrumen Kemampuan bicara anak yang sudah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisa data menggunakan uji statistik Spearman Rank. Berdasarkan hasil uji statistik Spearman Rank menunjukkan nilai p value = 0,634 > α = 0,05 artinya H1 ditolak. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara pola asuh orang tua dengan kejadian speech delay pada anak usia prasekoah (3-5 tahun).