Hakim Anasulfalah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba'ul Ulum Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Intervensi Keperawatan Terstruktur yang Mengintegrasikan Aspek Klinis dan Psikososial terhadap Kepatuhan Pengobatan, Keberhasilan Terapi, Kualitas Hidup, dan Kesehatan Mental Pasien Tuberkulosis Paru: Systematic Review Hakim Anasulfalah; Rubiyanta Rubiyanta; Aris Widiyanto; Joko Tri Atmojo; Ahmad Syauqi Mubarok; Etika Marsita Dewi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.1448

Abstract

Intervensi keperawatan terstruktur yang mengintegrasikan aspek klinis dan psikososial menjadi pendekatan inovatif dalam meningkatkan efektivitas pengobatan pasien tuberkulosis paru melalui dukungan yang holistik, berkelanjutan, dan berpusat pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi keperawatan terstruktur terhadap kepatuhan pengobatan, keberhasilan terapi, kualitas hidup, serta penurunan tingkat kecemasan dan depresi pasien tuberkulosis dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelusuran artikel dilakukan pada basis data PubMed, Scopus, ScienceDirect, BASE, dan Consensus dengan rentang publikasi 2015–2025 menggunakan kata kunci “nursing intervention,” “psychosocial support,” “tuberculosis,” “treatment adherence,” dan “quality of life.” Dari 280 artikel yang ditemukan, 11 artikel primer memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pedoman PRISMA 2020 serta penilaian kualitas dengan Critical Appraisal Skills Programme (CASP). Hasil sintesis menunjukkan bahwa intervensi keperawatan terstruktur secara konsisten meningkatkan kepatuhan pasien terhadap terapi OAT, memperbaiki keberhasilan pengobatan melalui peningkatan angka konversi sputum negatif, serta meningkatkan kualitas hidup pasien melalui edukasi, konseling, dan dukungan sosial yang berkesinambungan. Selain itu, intervensi psikososial oleh perawat terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan dan depresi, terutama pada pasien MDR-TB. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan intervensi keperawatan terstruktur merupakan strategi efektif berbasis bukti dalam meningkatkan luaran klinis dan psikologis pasien tuberkulosis paru serta mendukung pencapaian target eliminasi TB global tahun 2030.