Rustini Rustini
RSJ Prof. Dr. Soerojo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Terapi Bermain pada Anak dengan Adiksi Gadget dan Attention Deficit Hyperactivitydisorder (F90.0) Disertasi Gejala Psikotik: Studi Kasus Dea Arista; Yanuar Fahrizal; Rustini Rustini
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.1808

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat menyebabkan meningkatnya penggunaan gadget pada anak, yang berpotensi menimbulkan gangguan emosi dan perilaku seperti perilaku agresif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan terapi bermain dalam menurunkan perilaku kekerasan pada anak dengan adiksi gadget. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan komprehensif pada seorang anak usia 9 tahun dengan diagnosis gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas yang mengalami perilaku agresif dan ketergantungan gadget. Pengkajian dilakukan menggunakan Strengths and Difficulties Questionnaire untuk menilai kondisi emosi dan perilaku anak dan Smartphone Addiction Scale untuk menilai adiksi gadget pada anak. Intervensi yang diberikan berupa terapi bermain sebanyak 10 sesi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor kesulitan dari kategori abnormal menjadi ambang serta peningkatan skor kekuatan dari ambang menjadi normal. Hal ini menunjukkan adanya perbaikan dalam regulasi emosi, penurunan perilaku agresif, dan peningkatan interaksi sosial anak. Terapi bermain dapat menjadi salah satu intervensi yang efektif dalam membantu anak mengembangkan koping yang lebih adaptif. Kesimpulannya, terapi bermain memberikan dampak positif dalam menurunkan perilaku kekerasan dan meningkatkan fungsi psikososial anak secara bertahap.
Social Skill Training (SST) pada Anak dengan Adiksi Gadget dan Conduct Disorder Confined to the Family Context (F91.0) Disertai Gejala Psikotik: Studi Kasus Putri Rizki Nur Cahyani; Yanuar Fahrizal; Rustini Rustini
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.1833

Abstract

Penggunaan gadget secara berlebihan pada anak dapat menimbulkan dampak negatif terhadap regulasi emosi dan perilaku, yang dalam jangka panjang dapat berkembang menjadi gangguan perilaku seperti Conduct Disorder Confined to the Family Context (F91.0). Kondisi ini sering disertai perilaku kekerasan dan koping yang tidak efektif sehingga memerlukan intervensi keperawatan yang tepat. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan Social Skill Training (SST) pada anak dengan adiksi gadget dan F91.0 dalam upaya memperbaiki emosi dan perilaku. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan yang komprehensif. Subjek penelitian adalah seorang anak laki-laki usia 10 tahun dengan diagnosis medis F91.0 dan diagnosis keperawatan perilaku kekerasan serta koping tidak efektif. Intervensi SST diberikan sebanyak 5 sesi dalam 8 kali pertemuan. Instrumen yang digunakan adalah Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) dan modifikasi Smartphone Addiction Scale. Analisis data dalam studi kasus ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan tema utama, yaitu adiksi gadget, perilaku conduct disorder dalam keluarga, serta gejala psikotik. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah pemberian intervensi Social Skill Training (SST). Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan skor difficulties dari kategori abnormal menjadi ambang batas serta peningkatan skor strengths setelah pemberian intervensi SST. Kesimpulannya Social Skill Training efektif dalam meningkatkan kemampuan sosial, menurunkan perilaku agresif, serta memperbaiki koping pada anak dengan adiksi gadget dan gangguan perilaku.