Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Positif Program Makan Bergizi Gratis Terhadap Kesehatan Dan Produktivitas Belajar Anak Sri Sukmawaty Syahrir; Kasmiati Kasmiati; Cakrawati R Cakrawati R
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Barongko : Jurna Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1389

Abstract

Masalah gizi pada anak usia sekolah masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kekurangan asupan gizi dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan, penurunan daya tahan tubuh, gangguan perkembangan kognitif, serta menurunkan kemampuan belajar. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan status gizi peserta didik melalui penyediaan makanan bergizi seimbang di sekolah. Program ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi kesehatan anak, tetapi juga meningkatkan konsentrasi, kehadiran, dan produktivitas belajar. Artikel ini bertujuan menganalisis dampak Program Makan Bergizi Gratis terhadap status kesehatan dan produktivitas belajar anak berdasarkan hasil penelitian dan publikasi ilmiah terkini. Penelitian ini menggunakan metode narrative literature review. Literatur diperoleh melalui penelusuran pada PubMed, Scopus, ScienceDirect, Google Scholar, dan Garuda. Artikel yang diterbitkan pada tahun 2020–2025 serta membahas program pemberian makan di sekolah, status gizi, kesehatan anak, perkembangan kognitif, dan prestasi belajar dianalisis menggunakan pendekatan sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa program makan bergizi di sekolah berkontribusi terhadap peningkatan asupan energi, protein, vitamin, dan mineral; perbaikan status gizi; penurunan risiko anemia; peningkatan daya tahan tubuh; serta penurunan angka ketidakhadiran akibat sakit. Selain itu, program tersebut berhubungan dengan peningkatan konsentrasi, fungsi kognitif, motivasi belajar, partisipasi di kelas, dan prestasi akademik. Keberhasilan program dipengaruhi oleh kualitas menu, keamanan pangan, keteraturan pelaksanaan, kecukupan pendanaan, serta keterlibatan keluarga dan sekolah. Program Makan Bergizi Gratis memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesehatan dan produktivitas belajar anak apabila dilaksanakan secara berkelanjutan, memenuhi prinsip gizi seimbang, serta didukung oleh pemantauan dan evaluasi yang sistematis.