Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Subgrade Soil Stabilization for Road Construction Using Limestone and Soil Stabilizer Additives in Arso XIV Mesak Albertus Masoka; Petrus Bahtiar
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 4 No. 11 (2026): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v4i11.763

Abstract

Low subgrade bearing capacity is one of the major challenges in road construction, particularly in areas dominated by high-plasticity clay soils that are vulnerable to water saturation and structural deformation. The Arso XIV road section in Keerom Regency, Papua, experiences similar problems due to poor soil characteristics, resulting in low California Bearing Ratio (CBR) values that require stabilization treatment. This study aims to determine the physical and mechanical characteristics of the existing subgrade soil, evaluate the effect of limestone addition at various proportions, and analyze the effectiveness of Soil Stabilizer additives in improving soil bearing capacity. A quantitative experimental method was applied through laboratory testing using native soil, limestone variations of 10%, 20%, and 30%, and an additional 2% Soil Stabilizer additive. The tested parameters included Atterberg limits, specific gravity, standard Proctor compaction, and submerged California Bearing Ratio (CBR) based on applicable technical standards. The results showed that limestone and Soil Stabilizer combinations significantly improved soil properties by reducing the plasticity index, increasing maximum dry density, and enhancing CBR values. The highest performance was achieved in the mixture of 30% limestone and 2% Soil Stabilizer, which increased the CBR value from 2.20% to 7.60%, representing an improvement of approximately 245%. The study concludes that the combination of local limestone and Soil Stabilizer is an effective and sustainable alternative for improving subgrade quality and supporting road construction in Arso XIV, Keerom Regency.
Pengaruh Kesesuaian Kondisi Trotoar terhadap Keamanan dan Kenyamanan Pejalan Kaki Ellen Christina Junindra; Harmonis Rante; Petrus Bahtiar
Jurnal Teknika Vol 18 No 1 (2026): MARET
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jt.v18i1.1427

Abstract

Penelitian ini menyelidiki dampak kondisi trotoar terhadap keamanan dan kenyamanan pejalan kaki di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Urbanisasi dan pertumbuhan ekonomi yang pesat di wilayah ini telah meningkatkan permintaan akan infrastruktur yang lebih baik, khususnya fasilitas bagi pejalan kaki. Trotoar, yang sering dianggap sebagai komponen kecil dalam infrastruktur perkotaan, memainkan peran penting dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki. Penelitian ini berfokus pada tiga ruas jalan utama di Merauke: Jalan Raya Mandala, Jalan TMP, dan Jalan Brawijaya, untuk menilai sejauh mana kesesuaian kondisi trotoar dengan standar teknis yang ditetapkan oleh Kementerian PUPR (SE Menteri PUPR No. 18/SE/DB/2023). Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, menggabungkan survei kuantitatif dengan observasi lapangan langsung. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidaksesuaian yang signifikan antara kondisi trotoar yang ada dengan standar yang disarankan. Terutama, lebar trotoar yang tercatat 160 cm, lebih kecil dari standar minimum 185 cm, yang memengaruhi kenyamanan pejalan kaki, terutama di area dengan lalu lintas tinggi. Selain itu, ditemukan berbagai masalah seperti hambatan fisik dan fasilitas yang tidak memadai untuk penyandang disabilitas, yang menjadi faktor krusial yang mengurangi keselamatan pejalan kaki. Analisis statistik menunjukkan bahwa hambatan fisik dan konflik dengan kendaraan bermotor memiliki pengaruh besar terhadap minat pejalan kaki untuk menggunakan trotoar. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan pengetahuan mengenai infrastruktur trotoar, terutama di daerah yang sedang berkembang, dan memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan kondisi trotoar guna meningkatkan mobilitas pejalan kaki. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor cuaca terhadap penggunaan trotoar dan memperluas cakupan ke wilayah urban lain di Indonesia.