Putri Amanda
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Perbandingan Durasi Pelaksanaan Proyek Sebelum dan Sesudah Penerapan Metode Fast Track pada Pembangunan Jembatan Agus Alisa Putra; Hanantatur Adeswastoto; Beny Setiawan; Putri Amanda
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 10 No. 1 (2026): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v10i1.18003

Abstract

Keterlambatan pelaksanaan proyek konstruksi masih menjadi salah satu permasalahan utama dalam pembangunan infrastruktur, khususnya pada proyek konstruksi jembatan yang memiliki hubungan ketergantungan antaraktivitas pekerjaan yang cukup kompleks. Keterlambatan pada pekerjaan yang berada pada lintasan kritis dapat memengaruhi keseluruhan waktu penyelesaian proyek dan berpotensi menimbulkan tambahan biaya pelaksanaan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi waktu pelaksanaan proyek adalah metode fast track, yaitu metode percepatan proyek melalui penerapan aktivitas pekerjaan secara tumpang tindih (overlapping) tanpa mengubah ruang lingkup pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan durasi pelaksanaan proyek sebelum dan sesudah penerapan metode fast track pada proyek pembangunan jembatan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif berdasarkan data sekunder berupa jadwal proyek, laporan kemajuan pekerjaan, dan dokumen pendukung proyek lainnya. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi lintasan kritis proyek, kemudian melakukan penyesuaian hubungan antaraktivitas pekerjaan melalui sistem overlapping pada aktivitas kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi proyek yang semula direncanakan selama 198 hari kalender dapat dipercepat menjadi 168 hari kalender setelah penerapan metode fast track. Dengan demikian, diperoleh efisiensi waktu sebesar 30 hari atau sekitar 15,15% dari durasi awal proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode fast track dapat menjadi alternatif percepatan waktu pada proyek konstruksi jembatan apabila didukung oleh koordinasi, pengawasan, dan pengendalian jadwal yang baik. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menganalisis pengaruh penerapan fast track terhadap biaya dan mutu pekerjaan konstruksi.