Cokorda Istri Puspawati Nindhia
Institut Seni Indonesia Bali

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Elegansi Direct Pose Dalam Pemotretan Prewedding Di Tamas Bali Photo I Gusti Ayu Murcyntia Dewi; I Made Bayu Pramana; Cokorda Istri Puspawati Nindhia
Retina Jurnal Fotografi Vol 5 No 2 (2025): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Seni Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v5i2.5161

Abstract

Fotografi prewedding menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pernikahan, calon pengantin mengabadikan momen-momen indah sebelum hari pernikahan mereka. Tamas Bali Photo merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang prewedding, prametatah, wedding, maternity, smash cake, birthday dan foto casual. Program magang dilaksanakan di Tamas Bali Photo dengan harapan dapat memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan di lapangan secara langsung yang sesuai dengan bidang yang telah dipilih yaitu di bidang fotografi prewedding dan foto casual. Mengangkat "Penerapan Elegansi Direct Pose" sebagai judul Skripsi/Tugas Akhir akan memberikan kesempatan untuk menguraikan mengapa teknik ini penting dalam dunia fotografi prewedding. Direct pose dalam fotografi adalah teknik untuk mengatur pose dan mengarahkannya. Pose terbaik adalah pose yang mampu menunjukkan karakter subjek. Untuk mencapai hal tersebut, fotografer dapat bekerja sama dengan subjek untuk menonjolkan kelebihan yang dimiliki.
Pengelolaan Pemotretan Underwater Photography Pada Dive Site Tulamben di Prodive Bali Amanda Putri; I Made Bayu Pramana; Cokorda Istri Puspawati Nindhia
Retina Jurnal Fotografi Vol 5 No 2 (2025): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Seni Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v5i2.5164

Abstract

Dive site Tulamben, Bali, merupakan destinasi populer bagi pecinta fotografi bawah air. Dengan keindahan bawah laut yang luar biasa, termasuk situs kapal karam USAT Liberty, terumbu karang yang kaya, serta berbagai spesies biota laut, lokasi ini menjadi favorit bagi penyelam dan fotografer. Pemotretan underwater photography di Tulamben membutuhkan peralatan khusus, seperti kamera tahan air, lensa wide-angle atau makro, serta pencahayaan tambahan untuk menangkap detail dan warna bawah air secara optimal. Faktor penting dalam aktivitas ini meliputi visibilitas air, kondisi arus, dan waktu terbaik untuk pemotretan, biasanya pada pagi hari saat cahaya alami mendukung hasil foto. Keunikan Tulamben tidak hanya terletak pada daya tarik visualnya, tetapi juga pada pengalaman mendalam yang diberikan kepada fotografer. Dengan perpaduan antara keindahan alam dan pengelolaan yang bertanggung jawab, Tulamben menjadi salah satu destinasi terbaik untuk underwater photography di Indonesia.
Elaborasi Visual Toy Photography Karakter Deadpool Terhadap Isu Sosial Sampah Dzikri Zidane Fathurrahman; Cokorda Istri Puspawati Nindhia; I Komang Yorda Garmita
Retina Jurnal Fotografi Vol 6 No 1 (2026): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Seni Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v6i1.6616

Abstract

Studi/Projek Independen ini bertujuan menciptakan karya fotografi yang mengangkat isu sosial sampah sebagai bentuk kritik terhadap degradasi lingkungan di ruang publik. Melalui pendekatan toy photography, figur Deadpool digunakan sebagai simbol budaya populer yang ditempatkan di lokasi nyata yang tercemar sampah di wilayah Bali. Penjajaran antara karakter fiksi dan realitas lingkungan digunakan untuk membangun narasi visual yang bersifat ironis dan kritis terhadap perilaku konsumtif serta sikap abai manusia terhadap lingkungan. Proses penciptaan dilakukan dengan metode berbasis praktik yang meliputi observasi, perumusan konsep, eksplorasi visual, produksi, dan pascaproduksi. Karya-karya yang dihasilkan berpijak pada pendekatan realisme menurut S. Sudjojono yang menekankan kejujuran dalam merepresentasikan realitas sosial serta menolak estetika yang bersifat idealisasi. Melalui strategi visual juxtaposition, fotografi tidak hanya berfungsi secara estetik, tetapi juga sebagai media refleksi dan kritik sosial untuk membangun kesadaran ekologis.
Pengarahan Pose Pemotretan International Guest Di Apixs Photography I Wayan Vardham; Cokorda Istri Puspawati Nindhia; I Made Adi Dharmawan
Retina Jurnal Fotografi Vol 6 No 2 (2026): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Seni Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v6i2.6747

Abstract

Pengarahan pose merupakan salah satu aspek penting dalam fotografi potret, khususnya pada praktik fotografi komersial yang melibatkan klien nonprofesional dengan waktu pemotretan yang terbatas. Laporan magang ini membahas penerapan pengarahan pose dalam pemotretan international guest di Apixs Photography Services, dengan fokus pada peran pengarahan pose dalam menciptakan kenyamanan klien, meningkatkan efisiensi waktu pemotretan, serta menjaga konsistensi visual hasil foto meskipun dilakukan oleh fotografer yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penyusunan laporan ini meliputi observasi partisipasi dan wawancara selama pelaksanaan magang. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Apixs Photography menerapkan sistem pengarahan pose yang terstruktur melalui pedoman pose sebagai acuan kerja fotografer. Pengarahan pose dilakukan secara komunikatif dan fleksibel, menyesuaikan karakter serta kenyamanan klien, sehingga ekspresi yang dihasilkan terlihat lebih natural. Selain itu, penggunaan pedoman pose terbukti mampu mempercepat alur pemotretan dalam durasi 15–30 menit serta menjaga keseragaman gaya visual hasil foto. Dengan demikian, pengarahan pose tidak hanya berfungsi sebagai pengaturan posisi tubuh, tetapi juga sebagai strategi komunikasi visual yang efektif dalam praktik fotografi komersial pariwisata.