I Komang Yorda Garmita
Institut Seni Indonesia Bali

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penciptaan Foto Sport Basket Dalam Teknik Fotografi Strobo I Gusti Ngurah Agung Agasthia Nanda; Anis Raharjo; I Komang Yorda Garmita
Retina Jurnal Fotografi Vol 5 No 2 (2025): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Seni Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v5i2.5295

Abstract

Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Dalam olahraga basket tidak sekedar hanya pertandingan, namun olahraga basket juga dapat menjadi pertunjukan seni yang diaplikasikan kesebuah foto, yaitu sport fotografi. Sport fotografi berbeda dengan fotografi lain yang bisa dikomposisikan dengan cermat saat mendidik. Fotografi Sport membuat banyak kesempatan untuk menangkap citra dramatis yang hidup dari sebuah momen olahraga yang akan dinikmati seumur hidup. Sport fotografi adalah fotografi yang bertujuan untuk menangkap momen-momen yang terjadi dalam suatu pertandingan olahraga. Sport fotografi dapat membantu mempromosikan merek, pemain, dan olahraga itu sendiri, foto- foto emosional seperti ekspresi menjadi bukti yang membuat sport fotografi menjadi bidang yang spesial. Bidang olahraga atau sport menjadi salah satu objek yang cukup menarik ketika di foto. Selain sport memiliki daya tarik tersendiri untuk menghasilkan karya yang menarik dibidang fotografi, sport juga bisa menjadi tantangan tersendiri bagi para fotografer untuk memotret, dikarenakan dibidang sport memerlukan keterampilan atau skill tersendiri bagi para fotografer untuk mendapatkan hasil yang bagus. Fotografi olahraga dengan teknik fotografi strobo mengacu pada penggunaan lampu kilat (strobo) untuk membekukan gerakan cepat dan meningkatkan pencahayaan dalam foto olahraga. Teknik ini sangat berguna untuk menangkap aksi yang cepat dan dinamis seperti pemain yang melompat, berlari, atau melakukan gerakan lainnya dengan detail yang tajam meskipun dalam kondisi pencahayaan yang kurang ideal. Teknik fotografi strobo merupakan sebuah teknik pengambilan foto yang melibatkan penggunakan flash eksternal atau flash yang berasal dari bukan kamera aslinya.
Elaborasi Visual Toy Photography Karakter Deadpool Terhadap Isu Sosial Sampah Dzikri Zidane Fathurrahman; Cokorda Istri Puspawati Nindhia; I Komang Yorda Garmita
Retina Jurnal Fotografi Vol 6 No 1 (2026): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Seni Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v6i1.6616

Abstract

Studi/Projek Independen ini bertujuan menciptakan karya fotografi yang mengangkat isu sosial sampah sebagai bentuk kritik terhadap degradasi lingkungan di ruang publik. Melalui pendekatan toy photography, figur Deadpool digunakan sebagai simbol budaya populer yang ditempatkan di lokasi nyata yang tercemar sampah di wilayah Bali. Penjajaran antara karakter fiksi dan realitas lingkungan digunakan untuk membangun narasi visual yang bersifat ironis dan kritis terhadap perilaku konsumtif serta sikap abai manusia terhadap lingkungan. Proses penciptaan dilakukan dengan metode berbasis praktik yang meliputi observasi, perumusan konsep, eksplorasi visual, produksi, dan pascaproduksi. Karya-karya yang dihasilkan berpijak pada pendekatan realisme menurut S. Sudjojono yang menekankan kejujuran dalam merepresentasikan realitas sosial serta menolak estetika yang bersifat idealisasi. Melalui strategi visual juxtaposition, fotografi tidak hanya berfungsi secara estetik, tetapi juga sebagai media refleksi dan kritik sosial untuk membangun kesadaran ekologis.
Pengaruh Efek Digital Grain Pada Music Stage Photography I Gusti Ngurah Agung Wisnu Diana Putra; Anis Raharjo; I Komang Yorda Garmita
Retina Jurnal Fotografi Vol 6 No 2 (2026): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Seni Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v6i2.6664

Abstract

Fotografi panggung musik merupakan media visual yang tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi pertunjukan, tetapi juga sebagai sarana ekspresi estetis untuk merepresentasikan atmosfer, emosi, dan karakter sebuah penampilan musik. Dalam fotografi digital, keberadaan noise atau grain sering dianggap sebagai gangguan teknis yang harus dihindari. Namun, dalam konteks music stage photography, digital grain memiliki potensi sebagai elemen visual yang mampu memperkuat karakter dan suasana fotografi panggung musik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efek digital grain terhadap estetika fotografi panggung musik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode penciptaan karya fotografi. Proses penelitian dilakukan melalui pemotretan pertunjukan musik secara langsung dengan kondisi pencahayaan panggung yang minim dan kontras, kemudian dilanjutkan dengan proses pascaproduksi menggunakan Adobe Lightroom untuk menambahkan efek digital grain secara terkontrol. Karya yang dihasilkan dianalisis secara deskriptif berdasarkan aspek visual, tekstur, dan atmosfer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan efek digital grain memberikan pengaruh positif terhadap estetika music stage photography. Digital grain mampu memperkaya tekstur visual, meningkatkan kesan mentah (raw), serta memperkuat intensitas emosional yang muncul dalam foto. Selain itu, digital grain juga mengurangi kesan steril pada citra digital dan menghadirkan nuansa autentik yang selaras dengan karakter musik, khususnya pada genre musik underground dan independen. Dengan demikian, digital grain dapat dimanfaatkan secara sadar sebagai elemen estetis dalam fotografi panggung musik, bukan sekadar sebagai kesalahan teknis, sehingga mampu mendukung penciptaan karya fotografi yang lebih ekspresif dan kontekstual.