Keterampilan pemecahan masalah adalah salah satu kecakapan penting di abad ke – 21 yang sangat perlu dikembangkan secara terstruktur, sehingga penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dengan menggunakan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation mata pelajaran IPS. Rendahnya keterampilan pemecahan masalah siswa ditimbulkan karena adanya dominasi pendekatan cara tradisional dan pola belajar pasif menjadi latar belakang dilaksanakannya penelitian. Penelitian dilangsungkan di kelas VIII SMP Negeri 26 Malang dengan melibatkan 31 siswa sebagai subjek penelitian. Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis & McTaggart dipilih pada penelitian dan diimplementasikan dengan menggunakan dua siklus. Setiap siklus memiliki empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui penilaian hasil kerja kelompok dan analisis lembar kerja siswa. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada keterampilan pemecahan masalah siswa, yakni dari rata – rata skor 74,17 (kategori tinggi) pada siklus 1 meningkatan skor 83,33 (kategori sangat tinggi) siklus 2. Peningkatan pada siklus 2 dicapai melalui strategi perbaikan berupa pembagian peran yang jelas dalam setiap kelompok serta penggunaan lembar kerja yang lebih menarik dan terstruktur. Bersumber dari hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa pengaplikasian model Group Investigation terbukti efektif meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran IPS di jenjang SMP.