Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Kooperatif Think Pair Share dan Jingsaw untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Kelas IV SD Maria Agni Cahya Wulan; Mia Damayanti; Susilo Tri Widodo; Yuli Puji Lestari
Journal of Science and Education Research Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Science and Education Research
Publisher : Yayasan Pendidikan Insan Mulia Utan Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62759/jser.v5i1.360

Abstract

Permasalahan utama dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di SDN Klero 03 yaitu terbatasnya variasi model pembelajaran yang digunakan oleh guru. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kepercayaan diri, keaktifan, kemampuan komunikasi, dan kerja sama murid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas serta menentukan waktu yang tepat dalam menerapkan model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dan Jigsaw pada materi Identitas Masyarakat di Lingkungan Sekitar. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Siklus I menerapkan model TPS, sedangkan siklus II menggunakan model Jigsaw. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan tes evaluasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPS mampu meningkatkan kerja sama dan memberi kesempatan terjadinya tutor sebaya, namun belum cukup efektif untuk meningkatkan hasil belajar. Sebaliknya, model Jigsaw terbukti lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar murid. Jigsaw mendorong terciptanya tiga pengalaman belajar sekaligus yakni kognitif, afektif, dan psikomotorik sehingga dapat mendorong kolaborasi antarkelompok, kemampuan komunikasi, dan pemerolehan informasi yang lebih beragam. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar guru memvariasikan model pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas agar hasil belajar dapat tercapai secara optimal.
ANALISIS FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT KETERAMPILAN BERBICARA SISWA SDN PUWOYOSO 03 Auralia Khoirotus Syifa; Tri Anisa Kusumawardani; Maria Agni Cahya Wulan; Moh. Farizqo Irvan
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 1 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i1.3044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor pendukung dan penghambat keterampilan berbicara siswa kelas IV A di SDN Purwoyoso 03. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa pengembangan keterampilan berbicara siswa tidak hanya dipengaruhi oleh kecerdasan, tetapi juga oleh berbagai faktor dari dalam dan luar diri siswa. Hasil observasi menunjukkan bahwa faktor pendukung internal meliputi motivasi belajar yang tinggi, rasa ingin tahu besar, kemampuan kognitif, serta ketekunan dan semangat dalam belajar. Sedangkan faktor eksternal mencakup pemberian reward, dukungan keluarga, lingkungan sekolah yang mendukung, strategi guru yang efektif, serta dukungan teman sebaya. Sementara itu, ditemukan pula faktor penghambat internal seperti kurangnya rasa percaya diri, minat belajar rendah, kesulitan memahami materi, rasa malu saat berbicara, kurangnya kebiasaan aktif, dan perbedaan gender. Faktor eksternal penghambat antara lain minimnya keterlibatan orang tua, lingkungan sekitar yang kurang mendukung, dan strategi guru yang belum tepat sasaran. Jadi, penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mengembangkan keterampilan berbicara siswa secara optimal, dibutuhkan pendekatan yang menyeluruh dengan memperhatikan kondisi internal dan eksternal secara seimbang pada siswa.