Permasalahan utama dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di SDN Klero 03 yaitu terbatasnya variasi model pembelajaran yang digunakan oleh guru. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kepercayaan diri, keaktifan, kemampuan komunikasi, dan kerja sama murid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas serta menentukan waktu yang tepat dalam menerapkan model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dan Jigsaw pada materi Identitas Masyarakat di Lingkungan Sekitar. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Siklus I menerapkan model TPS, sedangkan siklus II menggunakan model Jigsaw. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan tes evaluasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPS mampu meningkatkan kerja sama dan memberi kesempatan terjadinya tutor sebaya, namun belum cukup efektif untuk meningkatkan hasil belajar. Sebaliknya, model Jigsaw terbukti lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar murid. Jigsaw mendorong terciptanya tiga pengalaman belajar sekaligus yakni kognitif, afektif, dan psikomotorik sehingga dapat mendorong kolaborasi antarkelompok, kemampuan komunikasi, dan pemerolehan informasi yang lebih beragam. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar guru memvariasikan model pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas agar hasil belajar dapat tercapai secara optimal.
Copyrights © 2026