Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Monopoli yang Diperkenankan oleh Hukum: Analisis Yuridis terhadap Ketentuan Pengecualian dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 Endang Dwiyanto; Lidia Agutina Motu; Siti Nurhaliza
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 4 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik monopoli pada dasarnya dilarang dalam sistem hukum persaingan usaha di Indonesia, namun Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat justru memberikan pengecualian terhadap bentuk-bentuk monopoli tertentu melalui Pasal 50 dan Pasal 51. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, dasar hukum, dan implikasi ketentuan pengecualian monopoli tersebut terhadap prinsip persaingan usaha sehat di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara preskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengecualian dalam Pasal 50 mencakup hak kekayaan intelektual, perjanjian waralaba, dan kegiatan ekspor, sedangkan Pasal 51 memberikan legitimasi monopoli oleh BUMN atas sektor yang menguasai hajat hidup orang banyak berdasarkan Pasal 33 UUD 1945. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengecualian monopoli dalam UU No. 5 Tahun 1999 merupakan kompromi normatif yang sah antara prinsip persaingan bebas dan kewajiban negara melindungi kepentingan umum, namun tetap memerlukan pengawasan ketat oleh KPPU agar tidak disalahgunakan.
Analisis Peran Media Sosial Dalam Membentuk Persepsi Generasi Z Tentang Hak dan Kewajiban Sebagai Warga Negara Endang Dwiyanto; Fidah Nurbayati; Dona Purnama
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7550

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam pola pikir dan perilaku generasi muda, terutama generasi z. Media sosial sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka memainkan peran penting dalam membentuk persepsi terhadap berbagai isu sosial dan kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana media sosial mempengaruhi pemahaman generasi z mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mengkaji berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan sumber relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial memiliki dua sisi pengaruh: di satu sisi, ia mampu meningkatkan kesadaran politik dan partisipasi sosial; di sisi lain, media sosial juga dapat memunculkan misinformasi yang mengaburkan pemahaman tentang tanggung jawab kewarganegaraan. Oleh karena itu, diperlukan literasi digital dan pendidikan kewarganegaraan yang adaptif guna membekali generasi z dengan pemahaman yang kritis dan bertanggung jawab terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara di era digital.