Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Fleksibilitas Prosedur Administratif dan Lingkungan Kerja Digital terhadap Kinerja Pegawai Generasi Z pada CV. Sahita Electronic di Jakarta Selatan: The Influence of Administrative Procedure Flexibility and Digital Work Environment on the Performance of Generation Z Employees at CV. Sahita Electronic in South Jakarta Ahmad Reza Alpha Pahlevi; Muhamad Febriyadi; Hendri Bastian; Muhamad Farhan
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 8 No. 2: Desember 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v8i2.5631

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh fleksibilitas prosedur administratif dan lingkungan kerja digital terhadap kinerja pegawai Generasi Z pada CV. Sahita Electronic Jakarta Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori terhadap 48 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas prosedur administratif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (β = 0.412; p < 0.05). Lingkungan kerja digital juga berpengaruh positif dan signifikan serta memiliki pengaruh lebih dominan (β = 0.538; p < 0.05). Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 57.1% terhadap kinerja pegawai (R² = 0.571). Temuan ini menegaskan pentingnya penyederhanaan prosedur administratif dan optimalisasi sistem kerja digital dalam meningkatkan kinerja pegawai Generasi Z. Abstrak This study aims to analyze the effect of administrative procedure flexibility and digital work environment on the performance of Generation Z employees at CV. Sahita Electronic, South Jakarta. The research employed a quantitative approach using an explanatory survey method involving 48 respondents selected through total sampling technique. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed through multiple linear regression. The results indicate that administrative procedure flexibility has a positive and significant effect on employee performance (β = 0.412; p < 0.05). The digital work environment also has a positive and significant effect and demonstrates a more dominant influence (β = 0.538; p < 0.05). Simultaneously, both variables contribute 57.1% to employee performance (R² = 0.571). These findings highlight the importance of simplifying administrative procedures and optimizing digital work systems to enhance the performance of Generation Z employees.
Pengaruh Fleksibilitas Prosedur Administratif dan Lingkungan Kerja Digital terhadap Kinerja Pegawai Generasi Z pada CV. Sahita Electronic di Jakarta Selatan: The Influence of Administrative Procedure Flexibility and Digital Work Environment on the Performance of Generation Z Employees at CV. Sahita Electronic in South Jakarta Ahmad Reza Alpha Pahlevi; Muhamad Febriyadi; Hendri Bastian; Muhamad Farhan
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 8 No. 2: Desember 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v8i2.5631

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh fleksibilitas prosedur administratif dan lingkungan kerja digital terhadap kinerja pegawai Generasi Z pada CV. Sahita Electronic Jakarta Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori terhadap 48 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas prosedur administratif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (β = 0.412; p < 0.05). Lingkungan kerja digital juga berpengaruh positif dan signifikan serta memiliki pengaruh lebih dominan (β = 0.538; p < 0.05). Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 57.1% terhadap kinerja pegawai (R² = 0.571). Temuan ini menegaskan pentingnya penyederhanaan prosedur administratif dan optimalisasi sistem kerja digital dalam meningkatkan kinerja pegawai Generasi Z. Abstrak This study aims to analyze the effect of administrative procedure flexibility and digital work environment on the performance of Generation Z employees at CV. Sahita Electronic, South Jakarta. The research employed a quantitative approach using an explanatory survey method involving 48 respondents selected through total sampling technique. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed through multiple linear regression. The results indicate that administrative procedure flexibility has a positive and significant effect on employee performance (β = 0.412; p < 0.05). The digital work environment also has a positive and significant effect and demonstrates a more dominant influence (β = 0.538; p < 0.05). Simultaneously, both variables contribute 57.1% to employee performance (R² = 0.571). These findings highlight the importance of simplifying administrative procedures and optimizing digital work systems to enhance the performance of Generation Z employees.
Optimalisasi Literasi Digital Tenaga Perpustakaan Dalam Meningkatkan Kualitas Layanan di Perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana Ahmad Reza Alpha Pahlevi; Muhamad Febriyadi; Hendri Bastian
INVESTASI : Inovasi Jurnal Ekonomi dan Akuntansi Vol. 4 No. 3 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Soratekno Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/investasi.v4i3.281

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan bertujuan meningkatkan kompetensi literasi digital tenaga perpustakaan melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan SLiMS dan Google Scholar sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas layanan Perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana. Selain memberikan manfaat langsung bagi mitra, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan kompetensi tenaga perpustakaan yang dapat diadaptasi oleh perpustakaan perguruan tinggi lain dalam mendukung transformasi layanan perpustakaan berbasis digital. Transformasi digital pada perpustakaan perguruan tinggi menuntut tenaga perpustakaan memiliki kompetensi literasi digital untuk mendukung peningkatan kualitas layanan. Keberhasilan transformasi digital perpustakaan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan infrastruktur teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh kesiapan sumber daya manusia yang mengelolanya. Tenaga perpustakaan dituntut memiliki kompetensi literasi digital yang memadai agar mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam pengelolaan koleksi, pelayanan informasi, serta penyelenggaraan layanan berbasis digital. Literasi digital tidak hanya mencakup kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga kemampuan mengakses, mengevaluasi, mengelola, serta memanfaatkan informasi digital secara efektif untuk mendukung pelayanan perpustakaan Berdasarkan hasil observasi di Perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana, pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan dan layanan perpustakaan belum optimal sehingga diperlukan peningkatan kompetensi tenaga perpustakaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 59 pada pre-test menjadi 91 pada post-test atau meningkat 32 poin. Selain itu, peserta mampu mengoperasikan SLiMS untuk pengelolaan koleksi perpustakaan serta memanfaatkan Google Scholar dalam penelusuran referensi ilmiah. Program ini berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi literasi digital tenaga perpustakaan dan mendukung peningkatan kualitas layanan Perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana.