Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Pembangunan Tugu Blok F (Dusun Margo Makmur) dalam Penguatan Identitas Wilayah di Desa Martajaya, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu melalui Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Andrie Ramadhani; Aulia Vitari; Sella Andini; Siswita; Vera Oktavia; Nurmala Dewi
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/f3x9g743

Abstract

Pembangunan Tugu Blok F di Desa Martajaya merupakan bagian dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertujuan memperkuat identitas wilayah melalui simbol ruang publik. Penelitian ini bertolak dari permasalahan lemahnya keterikatan warga terhadap simbol lokal dan minimnya ruang representasi kolektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatoris dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan KKN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan tugu tidak hanya meningkatkan kesadaran warga terhadap sejarah dan identitas lokal, tetapi juga mendorong partisipasi aktif dalam perawatan dan pemanfaatan ruang publik. Tugu Blok F menjadi titik temu baru yang memperkuat kohesi sosial dan memperjelas batas simbolik wilayah. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi simbol fisik dan kegiatan partisipatif dalam penguatan identitas lokal berbasis komunitas.
Digitalisasi Perdagangan Dan Perubahan Adat Istiadat Dalam Transformasi Sistem Jual Beli Tradisional Menuju E-Commerce Di Kabupaten Ogan Komering Ulu Herni Ramayanti; Mila Sari; Aulia Vitari; Imelda Azazilia; Ally Roni; Eriyansyah
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.429

Abstract

Penelitian ini mengkaji perubahan adat istiadat dalam sistem jual beli tradisional masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) seiring meluasnya adopsi e-commerce. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi dan wawancara mendalam kepada pedagang pasar tradisional, pelaku UMKM, dan tokoh adat, studi ini menemukan bahwa digitalisasi perdagangan tidak sekadar menggeser medium transaksi, melainkan juga mengikis praktik sosial-budaya yang selama ini melekat pada kegiatan jual beli seperti tradisi tawar-menawar (bargaining culture), sistem kepercayaan berbasis hubungan personal (trust-based exchange), dan ritual pasar sebagai ruang sosial komunitas. Transformasi ini berlangsung dalam ketegangan antara modernisasi ekonomi dan pelestarian identitas budaya lokal. Penelitian menyimpulkan bahwa diperlukan kebijakan digitalisasi inklusif yang mempertimbangkan dimensi adat dan sosial-budaya masyarakat OKU.
Pemberdayaan Public Speaking bagi PKK dan Pelaku UMKM di Desa Lubuk Leban: Pengabdian Redo Putra; Aprilia Lestari; Mila Sari; Aulia Vitari; Imelda Azazilia; Ally Roni
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7022

Abstract

Keterbatasan kemampuan komunikasi publik (public speaking) dan tata kelola organisasi yang masih tradisional menjadi hambatan utama bagi pengurus organisasi lokal dalam membangun kaderisasi yang solid, sekaligus membatasi daya saing pelaku UMKM rumahan di Desa Lubuk Leban, Kecamatan Sosoh Buayrayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pemberdayaan public speaking sebagai upaya penguatan kepemimpinan dasar dalam organisasi dan peningkatan kapasitas bisnis pelaku UMKM, termasuk kelompok Ibu-Ibu PKK. Metode pengabdian menggunakan desain pre-eksperimental one-group pretest-posttest yang dipadukan dengan observasi partisipatif. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada aspek literasi komunikasi, efikasi diri, dan keterampilan retorika praktis mitra. Pengurus organisasi kini mampu memimpin rapat koordinasi dengan struktur pesan yang sistematis, sementara pelaku UMKM dan Ibu-Ibu PKK berhasil mengikis kecemasan panggung (speech anxiety) serta menguasai teknik product pitching dan storytelling secara persuasif. Secara keseluruhan, program ini berhasil mengonversi kecakapan lisan menjadi instrumen penggerak sosial sekaligus penggerak ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan bagi masyarakat mitra.