Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pengembangan Desa Sehat Melalui Inisiasi Koperasi Komunitas Peternakan, Pertanian dan Penguatan Empati Sosial di Desa Lampeuneuen, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar Alkautsar Alkautsar; Ali Makmur; Ahmad Tajir; Khairatul Ulya; Khismullah Khismullah; Risna Maulita; Ananda Alfinura; Eldawani Eldawani; Annisa Putri Tahira; Khaira Baliza; Yustiana Yustiana; Muksin Muksin; Tri Aldha Aulia; Umul Arifa; Asfardin Asfardin; Dasrita Dasrita; Muhammad Rais; Mizan Akbar
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): MARET-APRIL
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qenjb444

Abstract

Pengembangan desa sehat merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan aspek kesehatan, sosial, dan ekonomi. Desa Lampeuneuen, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, khususnya pada sektor pertanian dan peternakan. Namun, sebagian besar kegiatan usaha masyarakat masih dilakukan secara individu sehingga kontribusinya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat belum optimal.  Maka telah dilaksanakan  Program Pengabdian  kepada  Masyarakat  (PKM)  selama  20  hari  yang  berfokus  pada peningkatan  kemampuan  manajemen  usaha  pembibitan  ayam  hibrida  lokal. Program ini menargetkan 18 kader wirausaha  (kelompok peternak, tani dan mahasiswa KKN kelompok 29 Universitas Abulyatama) melalui penyuluhan dan demonstrasi teknis, termasuk inseminasi buatan dan kesehatan ternak. Hasilnya, program ini dinilai sangat berhasil dengan transfer pengetahuan dan keterampilan yang signifikan: 97% peserta sangat menguasai materi   dan   98%   sangat   menguasai   demonstrasi   teknis.   Keberhasilan   ini dikuatkan oleh 90% tingkat kepuasan peserta, yang menyatakan manfaat besar. Sebagai tindak lanjut, peserta merekomendasikan perpanjangan durasi pelatihan hingga tiga bulan dan perluasan cakupan ke jenis hewan ternak lain nya.
Dampak Kesehatan Terhadap Pola Konsumsi Rumah Tangga: Tinjauan Kesehatan Masyarakat Di Indonesia Ambia Nurdin; Dian Rahayu; Khairuman Khairuman; Risna Maulita
Public Health Journal Vol. 2 No. 1 (2025): January–March, Health Policy and Health Systems
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/g41m9631

Abstract

Asuransi kesehatan dan akses kredit mikro memiliki peran penting dalam mengurangi dampak guncangan kesehatan terhadap konsumsi rumah tangga di Indonesia. Metode evaluasi dampak Propensity Score Matching (PSM) digunakan untuk mengestimasi dampak guncangan kesehatan terhadap konsumsi rumah tangga di Indonesia dengan data Indonesian Family Life Survey (IFLS-5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guncangan kesehatan secara signifikan berpengaruh terhadap penurunan konsumsi rumah tangga baik pada konsumsi makanan dan bukan makanan. Asuransi kesehatan membantu melindungi rumah tangga dari beban finansial yang tidak terduga akibat biaya kesehatan yang tinggi, sementara akses kredit mikro memberikan kesempatan bagi rumah tangga untuk memperoleh modal tambahan yang dapat digunakan untuk kebutuhan kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.
Analisis Implementasi Manajemen Bencana di Wilayah Kerja Puskesmas Lhok Kruet Kabupaten Aceh Jaya dengan Pendekatan Mixed Methods Risna Maulita
Jurnal Serambi Kesehatan Nusantara Vol. 1 No. 4: Oktober 2026 (Spesial Issue)
Publisher : Serambi Sains Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat sehingga puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama perlu memiliki sistem manajemen bencana yang baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi manajemen bencana di wilayah kerja Puskesmas Lhok Kruet Kabupaten Aceh Jaya Tahun 2026 menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain Convergent Parallel Design. Data kuantitatif diperoleh dari 35 responden yang dipilih secara purposive sampling dari populasi 61 tenaga kesehatan dan tenaga penunjang, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan utama. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, pedoman wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen bencana secara keseluruhan berada pada kategori baik dengan capaian 80,1%. Domain kebijakan dan perencanaan, organisasi dan kelembagaan, sarana dan prasarana, serta koordinasi dan pelaksanaan berada pada kategori baik. Sementara itu, kesiapsiagaan sumber daya manusia berada pada kategori kurang (52,0%) dan monitoring dan evaluasi pada kategori cukup (68,6%). Integrasi hasil kuantitatif dan kualitatif menunjukkan perlunya penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan simulasi kebencanaan serta peningkatan sistem monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan. Implementasi manajemen bencana di Puskesmas Lhok Kruet telah berjalan baik, namun penguatan kesiapsiagaan SDM dan monitoring-evaluasi menjadi prioritas peningkatan.