Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENERAPAN STANDART AKUNTANSI DALAM MENINGKATKAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA Poppy Adetiya; ayu kurnia sari
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Januari 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i1.7936

Abstract

Latar belakang : Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) di Desa Klambir V - Desa Klambir V masih menghadapi beberapa kendala yang berakibat pada inefisiensi pengelolaan keuangan dan lemahnya akuntabilitas publik. Berikut beberapa latar belakang masalah yang perlu dikaji. Kurangnya Pemahaman terhadap SAP diantaranya Banyak pegawai di Desa Klambir V - Desa Klambir V yang belum memiliki pemahaman yang memadai tentang SAP. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam menerapkan SAP secara konsisten dan benar, Kurangnya pemahaman ini dapat berakibat pada penyajian laporan keuangan yang tidak akurat dan tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Metode penelitian: Pedekatan penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif . Dimana metode deskriptif ini bertujuan untuk menguraikan sistematis tentang teori (bukan sekedar pendapat pakar atau penulis buku) dan hasil penelitian yang relevan dengan variable yang diteliti”. Rusiadi (2013:14). Hasil penelitian: Penelitian ini dilakukan di beberapa desa di wilayah desa Klambir V, dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap perangkat desa serta dokumen keuangan desa. Adapun hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut: Hasil wawancara menunjukkan bahwa sebagian besar aparatur desa telah mengenal Permendagri No. 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa Kesimpulan: Implementasi standar akuntansi dalam pengelolaan keuangan desa telah memberikan dampak positif terhadap transparansi dan akuntabilitas, meskipun masih diperlukan pembinaan dan peningkatan kompetensi aparat desa untuk optimalisasi pelaksanaan di lapangan.
ANALISIS IMPLEMENTASI KINERJA ANGGARAN PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA TEBING TINGGI Yohana Ewicha Br Harianja; ayu kurnia sari; Renny Maisyarah
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i2.9376

Abstract

Latar belakang: Pengelolaan anggaran pada organisasi pemerintah daerah merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada hasil. Anggaran tidak hanya berfungsi sebagai dokumen keuangan, tetapi juga sebagai instrumen perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi kinerja perangkat daerah. Metode penelitian: Pedekatan penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif . Dimana metode deskriptif ini bertujuan untuk menguraikan sistematis tentang teori (bukan sekedar pendapat pakar atau penulis buku) dan hasil penelitian yang relevan dengan variabel yang diteliti. Hasil penelitian: Realisasi anggaran menggambarkan tingkat penggunaan anggaran dalam satu tahun anggaran. Semakin tinggi realisasi anggaran, maka semakin besar anggaran yang telah digunakan untuk membiayai program dan kegiatan. Kesimpulan: Berdasarkan data DPA Tahun Anggaran 2024, DPMPTSP Kota Tebing Tinggi memiliki total anggaran belanja sebesar Rp4.025.142.912. Anggaran tersebut didominasi oleh belanja operasi, sehingga pelaksanaan kinerja anggaran sangat bergantung pada efektivitas penggunaan belanja operasional dalam mendukung pelayanan perizinan dan penanaman modal. Rencana penarikan dana telah disusun untuk seluruh bulan dalam tahun anggaran, sehingga secara perencanaan anggaran telah memiliki pola distribusi yang terstruktur.
Implementasi Standar Akuntansi Pemerintahan Dalam Meningkatkan Pertanggung Jawaban Laporan Keuangan Di Ksop Utama Belawan Medan Gina Ariesta Gobel; ayu kurnia sari; Yunita Sari Rioni
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i2.9385

Abstract

Latar belakang: Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan pemerintah merupakan salah satu prinsip utama good governance yang harus diterapkan oleh setiap instansi publik, termasuk di lingkungan Kementerian Perhubungan. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Belawan Medan sebagai lembaga pemerintah yang memiliki peran strategis dalam pengawasan keselamatan pelayaran dan pengelolaan aktivitas pelabuhan, dituntut untuk menyajikan laporan keuangan yang andal, transparan, serta sesuai dengan ketentuan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Metode penelitian merupakan salah satu faktor yang cukup penting dalam melakukan suatu penelitian, karena pada dasarnya  Metode penelitian: cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Metode penelitian adalah usaha untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji suatu kebenaran pengetahuan dengan cara-cara ilmiah. Oleh karena itu, metode yang digunakan dalam suatu penelitian harus tepat.   Hasil penelitiannya adalah implementasi Standar Akuntansi Pemerintahan berperan penting dalam meningkatkan pertanggungjawaban laporan keuangan di KSOP Utama Belawan Medan. SAP membantu proses pencatatan, penyajian, dan pelaporan keuangan menjadi lebih tertib, transparan, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Penerapan SAP juga meningkatkan kualitas informasi laporan keuangan sehingga dapat digunakan sebagai dasar evaluasi dan pengambilan keputusan.
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA SEI SEMAYANG ayu kurnia sari; Hendra Saputra; Aulia; Siti Arifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Disiplin Ilmu Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Disiplin Ilmu
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpmasdi.v4i1.8026

Abstract

Pemerintah desa dapat menyelenggarakan berbagai program, seperti pelatihan keterampilan, penyediaan akses permodalan, dan bantuan bibit/ternak, yang secara langsung berdampak pada peningkatan produktivitas dan pendapatan masyarakat. Menjadi fasilitator yang menjembatani masyarakat dengan pihak luar, seperti pemerintah tingkat atas, swasta, atau lembaga non-pemerintah, untuk mendapatkan dukungan, informasi pasar, dan kemitraan strategis. Dengan peran-peran ini, pemerintah desa tidak hanya meningkatkan pendapatan per kapita, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi lokal dan mengurangi kemiskinan. Untuk informasi lebih lanjut tentang program dan kebijakan pemerintah desa, Anda dapat merujuk pada Portal Resmi Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri atau mencari informasi spesifik melalui situs web pemerintah kabupaten/kota setempat.
ANALISA SISTEM KEUANGAN DESA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA SEI SEMAYANG ayu kurnia sari; Hendra Saputra; Iskandar Muda; Keulana Erwin; Rina Bukit
Jurnal Pengabdian Masyarakat Disiplin Ilmu Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Disiplin Ilmu
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang Masalah: Pemerintah desa dapat menyelenggarakan berbagai program, seperti pelatihan keterampilan, penyediaan akses permodalan, dan bantuan bibit/ternak, yang secara langsung berdampak pada peningkatan produktivitas dan pendapatan masyarakat. Menjadi fasilitator yang menjembatani masyarakat dengan pihak luar, seperti pemerintah tingkat atas, swasta, atau lembaga non-pemerintah, untuk mendapatkan dukungan, informasi pasar, dan kemitraan strategis. Kesimpulan: Implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) di Desa Sei Semayang telah berjalan secara sistematis dan berhasil meningkatkan transparansi serta akuntabilitas tata kelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Penggunaan sistem berbasis digital ini meminimalisir risiko penyalahgunaan anggaran dan memastikan perencanaan serta pelaporan keuangan desa dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku.