Norhafizah Norhafizah
Universitas lambung Mangkurat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Development Of a Popular Scientific Book on the Population Structure of Cempedak (Artocarpus integer (Thunb.) Merr) Along the Barito Riverbank in Sungai Gampa Village, Barito Kuala Regency Norhafizah Norhafizah; Dharmono Dharmono
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11 No 1 (2026): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI MARET 2026
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/saintifik.v11i1.10870

Abstract

Plant population structure refers to the existence of a group of plants within a particular area. The Cempedak plant (Artocarpus integer (Thunb.) Merr) is found growing along the Barito Riverbank in Sungai Gampa Village, Barito Kuala Regency, and has the potential to be developed as a local potential based learning resource in the form of a popular scientific book. This study aims to describe the population structure of cempedak, describe the development process, and describe the validity and readability of popular scientific books on the population structure of Cempedak as supplementary material for the plant ecology course. The method used was a total exploration method along the banks of the Barito River in Sungai Gampa Village, Barito Kuala Regency, with a length of 3.038 km and a width of 50 meters from the river's edge, along with the Plomp development model to create the popular scientific book. The results showed that (1) the population structure of Cempedak along the Barito Riverbank in Sungai Gampa Village, Barito Kuala Regency, consisted of 151.31 individuals/km² in the pre-reproductive phase, 203.94 individuals/km² in the reproductive phase, and 46.05 individuals/km² in the post-reproductive phase, with a pot- or disrupted vase shaped population pyramid, (2) the developed popular scientific book on the population structure of Cempedak followed the three phases of the Plomp development model: preliminary research, prototyping phase, and assessment phase, and (3) the instructional material in the form of a popular scientific book received a validity score of 3.35, categorized as highly valid, and a student readability score of 89%, categorized as excellent.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Kreativitas dan Kolaborasi Siswa Sekolah Dasar Norhafizah Norhafizah; Amanda Zaiti Kusumaningrum; Siti Kholillah; Khusnul Hatimah; Wahdah Refia Rafianti
Journal of Character and ELementary Education Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jocee.v5i1.26772

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif dan kolaboratif peserta didik sekolah dasar yang disebabkan oleh dominasi metode pembelajaran tradisional yang berpusat pada guru serta keterlibatan aktif peserta didik yang masih terbatas dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut mengakibatkan kemampuan pemecahan masalah dan kerja sama peserta didik belum berkembang secara optimal. Padahal, kemampuan kreatif dan kolaboratif merupakan bagian penting dari keterampilan abad ke-21 yang perlu ditanamkan sejak jenjang pendidikan dasar sebagai fondasi pembelajaran di tingkat selanjutnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan strategi Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan kreativitas dan kolaborasi peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, baik dari jurnal nasional maupun internasional, buku referensi, serta artikel penelitian yang berkaitan dengan penerapan PjBL dan pengembangan keterampilan abad ke-21. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan deskriptif untuk mengidentifikasi pola temuan penelitian, indikator peningkatan kreativitas dan kolaborasi, serta kendala yang dihadapi dalam implementasi PjBL di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi Project-Based Learning efektif dalam meningkatkan fleksibilitas berpikir, orisinalitas ide, dan kemampuan elaborasi peserta didik. Selain itu, PjBL juga mampu menumbuhkan sikap tanggung jawab, keterampilan komunikasi, serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Meskipun demikian, implementasi PjBL masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan waktu pembelajaran, kesiapan dan kompetensi guru yang bervariasi, serta kesulitan dalam melakukan penilaian proses dan hasil belajar secara komprehensif. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan Project-Based Learning mampu menciptakan pembelajaran yang kreatif, kolaboratif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan guru secara berkelanjutan serta pengembangan rubrik penilaian autentik untuk mendukung pelaksanaan PjBL secara optimal.