Rindi Hanafi
Univrsitas Khairun

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Pemerintah Desa Dalam Upaya Mengurangi Angka Stunting Pada Anak Usia Dini Di Desa Kedi Kecamatan Loloda Selatan Rindi Hanafi; Nurhamsa Mahmud; Nurul Jariah; Rosita Wondal; Yusuf Maronta
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v8i1.11719

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui serta menganalisis peran Pemerintah Desa dalam upaya mengurangi angka stunting pada anak usia dini di Desa Kedi, Kecamatan Loloda Selatan, Kabupaten Halmahera Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Subjek penelitian mencakup Kepala Desa dan Kader Posyandu. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Kedi telah menjalankan perannya, terutama sebagai fasilitator, melalui berbagai program intervensi. Program tersebut meliputi pemberian makanan tambahan (PMT) bagi anak yang terindikasi stunting, pelaksanaan Posyandu secara rutin setiap bulan, serta sosialisasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada masyarakat. Upaya ini memberikan hasil yang positif, yang ditandai dengan menurunnya angka stunting dari 6 anak pada tahun 2023 menjadi 4 anak pada tahun 2024. Namun, efektivitas program masih menghadapi tantangan, yang tercermin dari stagnasi angka stunting pada tahun 2025 yang tetap berada pada angka 4 anak. Hal ini menunjukkan bahwa peran Pemerintah Desa Kedi telah dilaksanakan dan memberikan dampak terhadap penurunan angka stunting. Meskipun demikian, optimalisasi peran tersebut masih terhambat oleh dua faktor utama, yaitu rendahnya kesadaran dan partisipasi orang tua dalam mendukung program pencegahan stunting secara berkelanjutan, serta belum adanya regulasi desa (Perdes) yang secara khusus dan terstruktur mengatur percepatan penurunan stunting. Oleh karena itu, penguatan strategi melalui pemberdayaan masyarakat dan dukungan kebijakan desa sangat dibutuhkan agar upaya penurunan stunting dapat berlangsung lebih efektif dan berkelanjutan.