Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perilaku Warga Dalam Menghadapi KLB Akibat Banjir di Dusun II Huta Galu Kecmatan Kotarih Susilawati Susilawati; Devi Helma Fitri Hasibuan; Nurita Oktapia Simanjuntak; Dwi Rizky Sidabalok; Alfikri Syahtua Siregar
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i1.7790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat Dusun II Huta Galu dalam menghadapi KLB akibat banjir serta mengidentifikasi faktor pemicu rendahnya kesiapsiagaan kesehatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling terhadap lima informan yang terdampak banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki pemahaman terbatas mengenai konsep KLB dan risiko kesehatan pascabanjir, serta cenderung melakukan tindakan reaktif seperti pembersihan lingkungan setelah banjir, namun belum menjalankan langkah pencegahan kesehatan secara sistematis. Sikap gotong royong dinilai positif, tetapi belum diikuti oleh perilaku mitigasi yang berkelanjutan, terutama terkait pengelolaan sampah dan pencegahan penyakit kulit, diare, dan demam berdarah. Selain itu, peran pemerintah desa belum optimal dalam edukasi, penyediaan fasilitas sanitasi, serta perbaikan drainase. Dengan demikian, kombinasi faktor perilaku, rendahnya literasi kesehatan, dan infrastruktur lingkungan yang kurang memadai memperkuat potensi terjadinya KLB pascabanjir. Diperlukan intervensi terarah melalui peningkatan edukasi, penguatan surveilans kesehatan, serta program mitigasi berbasis komunitas untuk mencegah risiko KLB di wilayah rawan banjir.
Urgensi Menjaga Kebersihan Lingkungan Berdasarkan Hadis dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Masyarakat Muhammad Zali; Nurita Oktapia Simanjuntak
Journal of Management Education Social Sciences InformationĀ andĀ Religion Vol. 3 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i2.9143

Abstract

Kondisi lingkungan memiliki peranan yang erat dengan tingkat kesehatan masyarakat. Lingkungan yang tidak terpelihara, pengelolaan sampah yang kurang baik, sanitasi yang tidak memadai, serta rendahnya praktik higiene dapat menciptakan kondisi yang mendukung munculnya berbagai masalah kesehatan. Dalam ajaran Islam, menjaga kebersihan merupakan bagian dari perilaku yang memiliki nilai keagamaan sekaligus sosial. Sejumlah hadis memberikan gambaran mengenai pentingnya menjaga kebersihan, menghilangkan gangguan dari lingkungan, serta mencegah tindakan yang dapat merugikan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya menjaga kebersihan lingkungan berdasarkan hadis dan menganalisis keterkaitannya dengan kesehatan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur. Sumber data diperoleh dari hadis yang relevan, artikel jurnal ilmiah, buku, serta publikasi akademik mengenai kesehatan lingkungan, sanitasi, higiene, dan pengelolaan sampah. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan mengidentifikasi pesan utama hadis kemudian menghubungkannya dengan konsep kesehatan lingkungan dan pencegahan penyakit. Hasil kajian memperlihatkan bahwa prinsip kebersihan yang terdapat dalam hadis mempunyai kesesuaian dengan upaya kesehatan masyarakat, terutama dalam menciptakan lingkungan yang aman, mengurangi paparan faktor risiko penyakit, dan meningkatkan perilaku hidup bersih. Pengelolaan sampah, sanitasi yang baik, kebersihan ruang publik, dan pemeliharaan lingkungan merupakan bentuk penerapan nilai kebersihan yang memberikan manfaat tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, pendekatan keagamaan berbasis hadis dapat dikembangkan sebagai salah satu strategi promosi kesehatan untuk meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.