Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konstruksi dan Implementasi Rumah Pengering Kopi Berbasis Solar Cell dan Kincir Angin Guna Meningkatkan Efisiensi Pengeringan Kopi di Desa Pace Moh. Wildan Abdullah; Nindha Ayu Berlianti; Ayuni Dwi Rizki; Aditya Pratama; Rafli Adhi Susilo; Siti Hajar Febrianti; Muhaimul Azziis Arfiansyah
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10475

Abstract

Desa Pace, Kecamatan Silo, Jember, dikenal sebagai produsen kopi berkualitas tinggi, namun menghadapi tantangan dalam proses pengeringan biji kopi yang masih menggunakan metode tradisional. Pengeringan yang tidak optimal dapat mengurangi kualitas dan cita rasa kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan rumah pengering kopi berbasis teknologi energi terbarukan, yaitu solar cell dan kincir angin, sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi proses pengeringan. Rumah pengering ini dirancang dengan ukuran 6m x 3m, dilengkapi dengan panel surya 200 Wp dan kincir angin 400 watt, serta sistem yang memastikan aliran udara dan pencahayaan yang optimal. Hasil uji coba menunjukkan bahwa kadar air biji kopi yang dikeringkan di dalam rumah pengering jauh lebih cepat dibandingkan dengan metode pengeringan manual. Inovasi ini terbukti lebih efektif, terutama dalam kondisi cuaca tidak mendukung. Program ini juga melibatkan pelatihan bagi petani untuk memaksimalkan penggunaan teknologi. Diharapkan, penerapan rumah pengering kopi ini dapat meningkatkan kualitas kopi, produktivitas petani, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan keberlanjutan lingkungan di Desa Pace. Dengan dukungan dari berbagai pihak, program ini menjadi langkah awal menuju pengembangan pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan.
Peningkatan Literasi Membaca dan Literasi Keuangan Siswa Sekolah Dasar Melalui Program Edukasi Interaktif di SDN Badean 3 Sitta Kurrata A'yun; Fahimatul Anis; Faidiyah Ramdhaniyah; Anabella Azahratul Chriska; Aditya Pratama; Cantika Nathania Sabela; Ayu Shakina Isabella; Agung Nugroho Puspito
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i1.1685

Abstract

This community service program aimed to enhance elementary school students’ reading literacy and financial literacy through an interactive, enjoyable, and contextual educational approach. The program was implemented at SDN Badean 03, Bondowoso District, Bondowoso Regency, involving 36 students from grades 1 to 6. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through observation, interviews, documentation, as well as pre-tests and post-tests. Reading literacy activities were focused on grades 1 and 2 through read-aloud sessions and vocabulary games, while financial literacy activities targeted grades 3 to 6 through the creation of piggy banks from recycled materials and saving simulations. The results indicated an improvement in basic reading skills, as reflected by a shift in students’ reading ability categories, with the percentage of students in the moderately fluent category increasing from 22.22% in the initial condition to 33.33% in the final condition, accompanied by a decrease in the less fluent category. These findings suggest that the literacy interventions were effective in supporting students with lower reading proficiency to progress to higher levels. In addition to cognitive improvement, the program also had positive effects on students’ affective aspects, including increased self-confidence, responsibility, and learning enthusiasm. Therefore, this integrated literacy program is effective in fostering a reading culture and enhancing financial awareness among students from an early age.