Latar Belakang: ASI eksklusif merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi usia 0–6 bulan. Cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih belum mencapai target nasional. Berbagai faktor, seperti dukungan suami, dukungan tenaga kesehatan, dan pengetahuan ibu, diduga berperan dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif, terutama pada ibu primipara. Tujuan: Menganalisis hubungan dukungan suami, dukungan tenaga kesehatan, dan pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara di TPMB Sumartini Palembang Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu primipara yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Penelitian dilaksanakan pada bulan September–Oktober 2025 di TPMB Sumartini Palembang. Hasil: Sebagian besar responden (83,3%) memberikan ASI eksklusif. Responden yang memperoleh dukungan suami baik sebesar 80,0%, dukungan tenaga kesehatan yang mendukung sebesar 76,7%, dan memiliki pengetahuan baik sebesar 83,3%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan suami (p=1,000), dukungan tenaga kesehatan (p=0,847), maupun pengetahuan ibu (p=0,273) dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara. Saran: TPMB Sumartini Palembang diharapkan dapat terus meningkatkan edukasi dan konseling mengenai ASI eksklusif kepada ibu primipara dan keluarganya guna mendukung keberhasilan menyusui.Kata Kunci: ASI eksklusif, dukungan suami, dukungan tenaga kesehatan, pengetahuan ibu