Wita Solama
Universitas Aisyiyah Palembang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Correlation Between the Prevalence of Anemia in Pregnant Women and Their Awareness and Use of Iron Supplementation in the Work Area of the Curup Health Center Emilia Silvana Sitompul; Wita Solama
Bulletin of Inspiring Developments and Achievements in Midwifery Vol. 2 No. 1 (2025): June, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/bidan.v2i1.153

Abstract

In Indonesia, anemia during pregnancy remains a major public health issue due to its risks for both mother and baby. This study aims to analyze the relationship between anemia in third-trimester pregnant women and their knowledge and behavior regarding iron (Fe) tablet consumption. Conducted in the Curup Health Center area, this cross-sectional study used a descriptive analytical design with purposive sampling to select 35 pregnant women as respondents.Data were collected through hemoglobin testing using the Easy Touch GCHb device and questionnaires assessing knowledge and behavior. The results showed that 71.4% of respondents did not experience anemia, 60% demonstrated positive behavior in consuming Fe tablets, and 51.4% had sufficient knowledge about anemia and iron supplementation.The chi-square test indicated no significant relationship between knowledge and the incidence of anemia (p = 0.240). However, a significant relationship was found between behavior in consuming Fe tablets and the occurrence of anemia (p = 0.002).These findings suggest that while knowledge alone may not prevent anemia, consistent and proper behavior in taking Fe tablets has a stronger influence. Therefore, enhancing behavioral-based education and monitoring could help improve adherence to Fe tablet intake and reduce anemia prevalence among pregnant women.
PENGARUH EDUKASI TENTANG SENAM NIFAS TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN Wita Solama; Neni Riyanti; Titin Endayanti; Eva Yulianti; Tinti Halipah
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 1 (2026): Februari 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i1.1561

Abstract

Latar Belakang: Pada masa nifas, ibu sering mengalami ketidaknyamanan akibat peregangan otot selama kehamilan dan persalinan. Senam nifas merupakan latihan pascapersalinan yang bertujuan membantu pemulihan otot sehingga tubuh ibu kembali normal dan terhindar dari keluhan setelah melahirkan. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui karakteristik ibu nifas tentang Senam nifas di Praktik Mandiri Bidan Nurtila Palembang. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat survei analitik dengan rancangan Cross Sectional. Sampel yang diambil secara simple random sampling berjumlah 10 responden. Analisis data menggunakan uji statistik parametrik dengan menggunakan korelasi regresi. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 13-20 Desember 2024. Hasil: Dilihat sebelum dilakukan edukasi terdapat nilai pretest dengan nilai terendah 50 sebanyak 1 responden, dan nilai tertinggi 90 sebanyak 1 responden. Sedangkan untuk nilai posttest nilai terendah 80 sebanyak 2 responden dan nilai tertingi 100 sebanyak 5 responden, rata-rata tingkat pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan edukasi tentang senam nifas, Pada nilai significancy, pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang senam nifas adalah p-0,000 (p<0,05) dengan demikian Ha diterima yang artinya ada pengaruh edukasi tentang senam nifas terhadap Tingkat pengetahuan ibu nifas dan Ho ditolak. Ada pengaruh edukasi tentang senam. Saran: Diharapkan bidan dapat memberikan edukasi senam nifas secara rutin dan terstruktur, menggunakan media pendidikan kesehatan seperti leaflet, poster, atau demonstrasi langsung, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu nifas mengenai pentingnya senam nifas dalam masa pemulihan setelah persalinan.Kata Kunci: Usia, Paritas, Pendidikan, Senam Nifas
PENGARUH EDUKASI TENTANG POSTPARTUM BLUES TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS Neni Riyanti; Wita Solama; Pangestu Widodo
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1426

Abstract

Latar Belakang: Postpartum blues merupakan kondisi yang timbul setelah persalinan dapat berupa depresi pasca persalinan hingga psikosis pasca persalinan. Menurut data badan kesehatan dunia antara 10-50% ibu menjalani masa perinatal mengalami depresi, angka kejadian di Indonesia belum pasti diketahui namun beberapa penelitian menunjukan angka kejadian 50-70%. Palembang menurut Dinas Kesehatan Palembang cakupan Ibu nifas berjumlah 98,4%. Dengan angka kelahiran yang tinggi tersebut tidak menutup kemungkinan adanya masalah kesehatan yang juga tinggi pada ibu melahirkan baik fisiologis maupun psikologis, khusunya kejadian postpartum blues (Ninsi, 2019). Tahun 2024 di Praktik Mandiri Bidan pencapaian tingkat pengetahuan ibu nifas yang baik adalah 60%. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan ibu nifas tentang postpartum blues. Metode: pre-eksperiment dengan rancangan One Group Pretest- Postest yaitu penelitian yang tidak ada kelompok kontrol, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang datang dan bersalin di PMB, sampel yang diambil secara accidental sampling berjumlah 30 responden. Sumber data yang digunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2024. Hasil: Uji Wilcoxon menunjukan variable pengaruh edukasi (p=0,000) di dapatkan ada pengaruh dari edukasi tentang postpartum blues. Saran: Agar petugas Kesehatan dapat meningkatkan pelaksanaan edukasi postpartum blues melalui kegiatan penyuluhan sehingga dapat meningkatkan  pengetahuan tentang postpartum blues ibu hamil dan ibu nifas sehingga derajat kesehatan meningkat. Kata Kunci: Pengetahuan, Edukasi, Postpartum Blues
PENGARUH EDUKASI TENTANG POSTPARTUM BLUES TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS Neni Riyanti; Wita Solama
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1421

Abstract

Latar Belakang: Postpartum blues merupakan kondisi yang timbul setelah persalinan dapat berupa depresi pasca persalinan hingga psikosis pasca persalinan. Menurut data badan kesehatan dunia antara 10-50% ibu menjalani masa perinatal mengalami depresi, angka kejadian di Indonesia belum pasti diketahui namun beberapa penelitian menunjukan angka kejadian 50-70%. Palembang menurut Dinas Kesehatan Palembang cakupan Ibu nifas berjumlah 98,4%. Dengan angka kelahiran yang tinggi tersebut tidak menutup kemungkinan adanya masalah kesehatan yang juga tinggi pada ibu melahirkan baik fisiologis maupun psikologis, khusunya kejadian postpartum blues (Ninsi, 2019). Tahun 2024 di Praktik Mandiri Bidan pencapaian tingkat pengetahuan ibu nifas yang baik adalah 60%. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan ibu nifas tentang postpartum blues. Metode: pre-eksperiment dengan rancangan One Group Pretest- Postest yaitu penelitian yang tidak ada kelompok kontrol, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang datang dan bersalin di PMB, sampel yang diambil secara accidental sampling berjumlah 30 responden. Sumber data yang digunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2024. Hasil: Uji Wilcoxon menunjukan variable pengaruh edukasi (p=0,000) di dapatkan ada pengaruh dari edukasi tentang postpartum blues. Saran: Agar petugas Kesehatan dapat meningkatkan pelaksanaan edukasi postpartum blues melalui kegiatan penyuluhan sehingga dapat meningkatkan  pengetahuan tentang postpartum blues ibu hamil dan ibu nifas sehingga derajat kesehatan meningkat. Kata Kunci: Pengetahuan, Edukasi, Postpartum Blues