Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KARAKTERISTIK PENGETAHUAN PETUGAS KESEHATAN DIPUSKESMAS TERHADAP PENGELOLAAN OBAT SISA, OBAT RUSAK DAN KADALUWARSA DIRUMAH Eka Fitriani; Ulik Alta; Onny Indriani
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 1 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i1.1369

Abstract

Latar Belakang: Limbah obat merupakan salah satu limbah bahan berbahaya dan beracun(B3) yang dapat mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan benar. Obat sisa, obat rusak dan kedaluwarsa di rumah dapat mencemari lingkungan serta berisiko terhadap kesehatan masyarakat apabila tidak dikelola dengan benar. Pentingnya petugas kesehatan  dalam memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat dalam mengelola obat sisa, rusak dan kadaluarsa di rumah. Tujuan: Diketahuinya karakteristik pengetahuan petugas kesehatan pengelolaan obat sisa, obat rusak dan kadaluarsa di rumah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian adalah petugas kesehatan di Puskesmas Tebing Bulang yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel yang digunakan  sebanyak 35 responden. Instrumen berupa kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan responden telah dilakukan uji validitas dan reliabilitasnya. Hasil: Distribusi frekuensi jenis kelamin perempuan (80%) dan laki-laki (20%) distribusi frekuensi umur 26-45 (91%) dan umur 46-65 (9%) distribusi frekuensi pendidikan perawat (57%) bidan (37%) apoteker (3%) dokter (3%) distribusi frekuensi pengetahuan baik (94%) dan tidak baik (6%) distribusi frekuensi baik (83%) dan tidak baik (17%). Saran: Agar petugas kesehatan dapat meningkatkan edukasi pengetahuan dalam melakukan pengelolaaan limbah di rumah masyarakat. Kata Kunci: Pengetahuan, Pengelolaan Limbah Obat
FORMULASI SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL TEMU MANGGA (CURCUMA MANGGA VAL) SEBAGAI ANTI BAKTERI PROPIONIBACTERIUM ACNES Ulik Alta; Yudi Arina; Eka Fitriani; Mayang Tari; Tri Oktarina; Patma Junita
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 1 (2026): Februari 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i1.1569

Abstract

Latar Belakang : Temu mangga merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki potensi sebagai pengobatan jerawat karena temu mangga terdapat senyawa flavonoid, saponin, alkaloid, terpenoid, dan tanin sebagai antibakteri melihat nilai penting ini, maka dibutuhkan penelitian lebih lanjut khususnya dalam formulasi sediaan krim ekstrak etanol temu mangga. Tujuan: Memformulasikan sediaan krim ekstrak etanol temu mangga (curcumma mangga val) sebagai anti-bakteri propionibacterium acnes. Skrining fitokimia flavonoid, saponin, alkaloid, terpenoid, dan tanin dilakukan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak temu mangga. Metode : Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kimia Farmasi Prodi S1 Farmasi Universitas Aisyiyah Palembang dari bulan Juli sampai Agustus 2025. Pada proses ini dilakukan uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacteriu acne sediaan krim ekstrak temu mangga dengan berbagai konsentrasi, kontrol positif clindamycin phosphate (clindamysin gel 1%) dan kontrol negatif carboxymethyl cellulose (CMC). Hasil : Hasil uji aktivitas anti bakteri propionibacterium menunjukkan formulasi 1 memiliki zona hambat rata-rata 22,3 mm mendekati kontrol positif (clindamicyn phosphate gel 1%) yang dapat digunakan sebagai anti bakteri propionibacterium. Saran: Perlu dilakukannya uji kembali krim ekstrak etanol temu mangga sebagai antibakteri Propionibacterium acnes untuk mengetahui zona hambat yang lebih optimal. Kata kunci : Curcumma Mangga Val, Formulasi Krim, Jerawat, Propionibacterium Acnes, Uji Aktivitas