Inasya Safira Ramadiani Putri Adi
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DAN PENYULUHAN PHBS UNTUK MENCEGAH PENYEBARAN PENYAKIT DBD PADA MASYARAKAT DUKUH TEGALMANGU DESA KADOKAN Muhamad Fikry Abrar Yoga Wardhana; Firhan Ahmad; Shureenzen Suci Syafatillah; Nur Dania Munfaatin Nadilla; Isnaini Tiara Salsabilla; Azida Alfian Utami; Hafidza Aulia Hafsyari; Essa Andaru Anugraheni; Gita Al-Fauzia Salsabilla; Inasya Safira Ramadiani Putri Adi; Ummi Solikhah; Dyah Intan Puspitasari; Ekan Faozi
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3, No.1, Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v3i1.6193

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an acute febrile illness caused by infection with the Dengue Virus (DENV) and transmitted by Aedes aegypti mosquitoes. This disease is one of the most prevalent tropical diseases affecting humans. In Kadokan Village, DHF ranks as the leading public health concern due to the high number of cases, particularly in Tegalmangu Hamlet. This condition is closely associated with the community’s low awareness of the importance of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in preventing the spread of DHF. This study aims to enhance community knowledge and awareness regarding the prevention and management of DHF through Mosquito Breeding Site Eradication (PSN) and the implementation of PHBS. The methods employed include observation, health education sessions, and the administration of pre-test and post-test questionnaires to assess the level of knowledge. The observational findings indicate behavioral changes related to environmental cleanliness, while the pre-and post-test results show a significance value of 0.012 (p<0.05), indicating a statistically significant difference in community knowledge before and after the educational intervention on DHF and PHBS.
Penyuluhan DBD sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dalam Pencegahan DBD di Desa Tegalsari Nuraini Widia Santosa; Anaelia Syakilla Maharatna; Meylia Puspitasari; Avisa Silviana Adi Astuti; Muhammad Naufal Mizan Auladi; Najla Khalisha Yafi; Inasya Safira Ramadiani Putri Adi; Viona Diva Indi Astra Fatoni; Sri Utami; Dwi Astuti
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2025: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang jumlah penderita dan penyebarannya sejalan dengan kepadatan penduduk terutama di Indonesia. Menurut data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2017 hingga tahun 2024 terkait dengan demam berdarah yaitu terdapat 100 kasus pada tahun 2017, 170 kasus tahun 2018, 433 kasus tahun 2019, 201 kasus 2021, 194 kasus 2022, 83 kasus 2023 dan pada tahun 2024 ini tercatat 45 kasus yang sudah masuk. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu di posyandu balita melalui penyuluhan. Metode: 1) Survei Mawas Diri (SMD), 2) Musyawarah Masyarakat Desa, 3) Persiapan materi dan media, 4) Pre-test, 5) Penyuluhan, 6) Post-test. Hasil: Nilai pre-test yang memiliki pengetahuan baik sebesar 58,1% dan yang memiliki pengetahuan kurang baik sebesar 41,9%. Setelah diberikan penyuluhan diperoleh nilai post-test yang memiliki pengetahuan baik 88,4% dan yang memiliki pengetahuan kurang baik sebesar 11,6%. Simpulan: Penyuluhan mengenai DBD memberikan dampak yang baik kepada masyarakat, terbukti dari adanya peningkatan pengetahuan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat menerapkan pengetahuannya dalam melakukan pencegahan penyakit demam berdarah dalam kehidupan sehari-hari.