Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDUKASI GIZI UNTUK PENCEGAHAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DI DESA BEKONANG SUKOHARJO Ahmad Rifai; Amanda Permata Putri Putri; Yasier Ikrom; Siti Rahma Fatkhiyah; Devina Kemala Pratidina; Qur'ana Fauziyah; Fauziah Nurulita Addin; Nadiah Ardiningrum; Umi Budi Rahayu; Fitriana Mustikaningrum
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3, No.1, Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women is a nutritional issue that directly contributes to increased maternal and infant morbidity and mortality rates, as well as the overall quality of future generations. Bekonang Village, located in Mojolaban Sub-district, Sukoharjo Regency, is one of the areas still facing significant challenges in preventing CED, as indicated by the low awarene ss among pregnant women regarding the importance of balanced nutrition during pregnancy. This community service activity aimed to improve pregnant women’s knowledge about CED and its prevention through structured and communicative nutrition education. The method consisted of nutrition counseling delivered through interactive lectures, discussions, and leaflet distribution to 30 pregnant women. Knowledge levels were assessed using pre-test and post-test instruments to evaluate the effectiveness of the intervention. The results showed a significant increase in knowledge scores after the educational session, indicating the success of the educational approach used. Additionally, participants demonstrated high levels of enthusiasm and active engagement, which contributed to achieving the program’s objectives. Target ed and participatory nutrition education has proven to be an effective strategy for supporting CED prevention at the community level. This activity is expected to serve as a promotive and preventive model that can be replicated in maternal health programs in other regions.
Hubungan Perilaku Hygiene dan Sanitasi Ibu dengan Keluhan Diare pada Bayi dan Balita di Kelurahan Pucangsawit Jebres, Surakarta Siti Rahma Fatkhiyah; Salsabila Purnamasari
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jumantik.v11i2.29398

Abstract

Diarrhea remains a significant public health problem among infants and children under five, with increasing cases reported in Kelurahan Pucangsawit, Jebres, Surakarta. Poor maternal personal hygiene practices are considered a potential contributing factor to diarrheal complaints in this population. This study aimed to determine the relationship between maternal behavior related to personal hygiene and diarrheal complaints among infants and toddlers in Kelurahan Pucangsawit. A quantitative observational study with a cross-sectional design was conducted involving 92 mothers who had infants and toddlers aged 0–59 months. Samples were selected using purposive sampling based on inclusion and exclusion criteria. Data were collected through structured questionnaires assessing exclusive breastfeeding, handwashing practices, complementary feeding, household food safety, drinking water management, and proper feces disposal. Data were analyzed using univariate and bivariate statistical tests to examine associations among variables. The bivariate analysis used Fisher's exact test results. The p-value was 0.001 (p < 0.05). The study concludes that maternal personal hygiene behavior is associated with diarrheal complaints among infants and toddlers in Kelurahan Pucangsawit. Improving maternal hygiene practices is essential for preventing diarrhea in early childhood, particularly among infants and toddlers.
Pemanfaatan QGIS dalam Penentuan Wilayah Prioritas dan Pelaksanaan Kerja Bakti Bebas Jentik di Dusun Babadan, Desa Karangmojo Savira Nur Azizah; Yuli Kusumawati; Ananda Triana Ayuningtyas; Tyra Fitriya; Navisa Winayu Fitriani; Azka Hayyina Nur Faizah; Siti Rahma Fatkhiyah; Febriola Andriana; Danang Pangestu; Shahieza Kanza Putri Maharani; Nadhila Nur Anggrahini; Haniifah Husni Zaaidah
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya kasus DBD adalah rendahnya Angka Bebas Jentik (ABJ) di lingkungan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan DBD dan melakukan pemetaan wilayah risiko menggunakan Quantum Geographic Information System (QGIS) di Dusun Babadan, Desa Karangmojo, Kecamatan Weru. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi pencegahan DBD, kerja bakti bebas jentik, pemberian bubuk abate dan ikan pemakan jentik, serta pemetaan spasial kasus dan titik positif jentik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan partisipasi masyarakat dalam gerakan PSN 3M Plus, serta tersusunnya peta sebaran kasus dan jentik sebagai acuan wilayah prioritas intervensi. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi antara pendekatan edukatif dan teknologi pemetaan spasial efektif dalam memperkuat pengendalian DBD berbasis masyarakat.