Isniasta Eka Putri
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGABDIAN MASYARAKAT EDUKASI PHBS DAN PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI KREATIVITAS DAUR ULANG GALON DI DESA WIRUN, KECAMATAN MOJOLABAN, KABUPATEN SUKOHARJO Zidan Wijaya Sakti; Ulande Dikara Chelsyannisa Sila; Hanifa Ardhiansari Hasanah; Handika Aji Fauzia Maghfirotul Sabilla; Isniasta Eka Putri; Aulia Mulyasa Insani; Kamila Kamila; Titis Herina Utami; Aprilia Bunga Lestari; Naila Berlian Nur Rahma; Zuhrufa Amania Sholehah; Nabila Lintang Dikmazari
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3, No.1, Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v2i3.12310

Abstract

The main issue faced in Wirun Village is the low level of awareness among the community, particularly children, in practicing Clean and Healthy Living Behaviors (PHBS) and managing waste wisely, despite the availability of waste collection facilities. To address this issue, a team of students from the Community Service Program (KKN) at Muhammadiyah University of Surakarta initiated an educational program on PHBS, combined with a creative learning activity involving the recycling of used plastic bottles. The implementation method consists of three stages: planning, execution, and evaluation. The activities were conducted through interactive education, handwashing practice, waste sorting, educational games, and a painting competition using pots made from used plastic bottles. The results of the activities showed an increase in children's understanding of PHBS and waste management, as evidenced by participants' enthusiasm, their ability to distinguish between types of waste, and good teamwork in the painting competition. Evaluations through observation and games demonstrated that a participatory and creative educational approach significantly enhances children's memory and understanding. The conclusion from this activity is that the educational program successfully achieved its objectives and has great potential for sustainable implementation. It is recommended that similar activities be conducted regularly and involve the participation of parents and community leaders to ensure broader and more sustainable impacts.
Jamu Sehat Anti Hipertensi: Upaya Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi secara Alami di Masyarakat Nisa Adellia Safitri; Isniasta Eka Putri; Kharisma Rahmatya Mulyawati; Maharani Nabila Anggraini; K Kamila; Putik Firdiani Kamila; Nabila Nuraya; Shafa Maulidya Prayanto; Bilqiis Ramadhani Lombayan; Salisa Darma Agustin; Ratri Rahmadina; Hibban Dzaki Imam Azzufar; Anisa Catur Wijayanti
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi dan dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala namun dapat menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan. Berdasarkan hasil survei di Dusun IV Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, ditemukan rendahnya pengetahuan masyarakat dan keterampilan kader posyandu dalam melakukan pemeriksaan tekanan darah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan serta pengendalian hipertensi melalui edukasi kesehatan dan pemberdayaan kader. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan pra- eksperimen dengan desain one group pre and post test yang melibatkan 27 responden, serta dilengkapi kegiatan demonstrasi pembuatan jamu penurun hipertensi "JATES" (Jamu Tegalsari Sehat) dan pelatihan penggunaan alat tensi digital bagi kader posyandu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 31,7% dengan nilai signifikansi p = 0,033 (<0,05), serta peningkatan keterampilan kader dalam penggunaan alat tensi digital dan kemampuan mempraktikkan pembuatan jamu dengan benar. Kegiatan ini juga menghasilkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam upaya deteksi dini dan pengendalian hipertensi secara mandiri. Simpulan dari kegiatan ini adalah program edukasi kesehatan dan pelatihan kader yang disertai inovasi pemanfaatan bahan lokal terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan kader posyandu terhadap upaya pencegahan hipertensi di wilayah Dusun IV Desa Tegalsari.