Slamet Santoso Kurniawan
Universitas Mohammad Husni Thamrin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Nutritional Status and Macronutrient Intake in Toddlers in Matraman District, East Jakarta Rita Fitriyanti; Ratih Agustina Prikhatina; Slamet Santoso Kurniawan; Ratna Mutu Manikam; Titi Indriyati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v18i1.3465

Abstract

In supporting the improvement of community nutrition, it is necessary to collect data as an effort to analyze problems so that it is easier to find the priority of the problem. From some of the problems obtained, an analysis of the causes of the problem can be carried out. Problem-solving is carried out by preparation and planning with the aim of improving community problems, especially in Matraman District, East Jakarta City, in 2025. The purpose of this study is to find out the characteristics, nutritional status, intake of macro and micro nutrients, and nutritional knowledge in the target group, namely toddlers. This study uses a cross-sectional design with a population of all toddlers aged 6-59 months residing in Matraman District in December 2025. The data was analyzed by Chi-Square test. The results showed that there was no significant relationship between macronutrient intake and BB/U, TB/U, BB/TB. These results show that although the nutritional status of toddlers is generally in the good category, there are still problems related to nutritional consumption patterns and low maternal knowledge that have the potential to affect the nutritional status of toddlers in the future. Therefore, it is necessary to increase nutrition education for mothers under five regarding a balanced diet and meeting nutritional needs according to the age of the child. The next study is recommended to examine other factors related to the nutritional status of toddlers in order to obtain a more comprehensive picture.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 6-59 Bulan di Kabupaten Tangerang Banten Slamet Santoso Kurniawan; Ratna Mutu Manikam; Wiwit Wijayanti; Yuli Kristiyaningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v17i1.3653

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan menurut umur berada di bawah standar pertumbuhan. Kondisi ini dapat berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, produktivitas, dan kesehatan anak pada masa mendatang. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 6–59 bulan di Posyandu Flamboyan 1, Flamboyan 10, dan Rembulan 3, Desa Sukadamai, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, tahun 2024. Penelitian menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 180 balita yang dipilih dengan stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran antropometri, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi stunting sebesar 26,7%. Terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan ibu (p=0,001), pekerjaan ibu (p=0,007), dan pendapatan orang tua (p=0,006) dengan kejadian stunting. Sebaliknya, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara ASI eksklusif (p=0,647), panjang badan lahir (p=0,942), berat badan lahir (p=0,890), dan jumlah anggota keluarga (p=0,131) dengan kejadian stunting. Upaya pencegahan perlu memperkuat dengan edukasi gizi, pemantauan pertumbuhan, serta intervensi yang memperhatikan kondisi sosial ekonomi keluarga.