Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Audit Kinerja Sektor Publik dalam Mewujudkan Good Governance melalui Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Publik Putri Nabila; Isra Maulina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Universitas Tulungagung Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jamanta.v5i1.1517

Abstract

Dalam konteks tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabilitas menjadi salah satu dimensi fundamental yang menjamin bahwa pengelolaan anggaran publik dilakukan secara transparan, efisien, dan bertanggung jawab. Berbeda dengan audit keuangan yang hanya menilai kewajaran laporan, audit kinerja berperan penting dalam menilai efektivitas, efisiensi, dan ekonomisnya kebijakan publik berdasarkan prinsip 3E. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara penerapan prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan publik dan terwujudnya good governance di Indonesia dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur, teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi dan observasi non partisipatif terhadap laporan keuangan, hasil audit, regulasi fiskal, dan literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan akuntabilitas baik dalam dimensi hukum, manajerial, program, kebijakan, maupun finansial berdampak langsung terhadap peningkatan transparansi fiskal, integritas kelembagaan, serta kepercayaan publik terhadap pemerintah. Dengan demikian, akuntabilitas bukan hanya menjadi indikator good governance, tetapi juga pilar strategis dalam reformasi tata kelola sektor publik yang berorientasi pada kepentingan rakyat secara berkelanjutan.
Efektivitas Audit Kinerja Sektor Publik dalam Mewujudkan Good Governance melalui Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Publik Putri Nabila; Isra Maulina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Universitas Tulungagung Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jamanta.v5i1.1517

Abstract

Dalam konteks tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabilitas menjadi salah satu dimensi fundamental yang menjamin bahwa pengelolaan anggaran publik dilakukan secara transparan, efisien, dan bertanggung jawab. Berbeda dengan audit keuangan yang hanya menilai kewajaran laporan, audit kinerja berperan penting dalam menilai efektivitas, efisiensi, dan ekonomisnya kebijakan publik berdasarkan prinsip 3E. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara penerapan prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan publik dan terwujudnya good governance di Indonesia dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur, teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi dan observasi non partisipatif terhadap laporan keuangan, hasil audit, regulasi fiskal, dan literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan akuntabilitas baik dalam dimensi hukum, manajerial, program, kebijakan, maupun finansial berdampak langsung terhadap peningkatan transparansi fiskal, integritas kelembagaan, serta kepercayaan publik terhadap pemerintah. Dengan demikian, akuntabilitas bukan hanya menjadi indikator good governance, tetapi juga pilar strategis dalam reformasi tata kelola sektor publik yang berorientasi pada kepentingan rakyat secara berkelanjutan.
Dissemination and Assistance on Coretax Activation for Taxpayers at UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Isra maulina; Juliana Putri; Putri Nabila
Malik Al-Shalih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Malik Al-Shalih: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam - IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52490/malikal-shalih.v5i1.7833

Abstract

Digital transformation in tax administration through the implementation of the Coretax Administration System (Coretax) has become a strategic initiative by the government to improve service efficiency, transparency, accountability, and taxpayer compliance. This community service activity aims to enhance taxpayers’ understanding, skills, and independence through the socialization and assistance of Coretax activation in UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. The method used in this activity was Participatory Action Research (PAR), which consisted of preparation, socialization, training, hands-on practice, mentoring, and evaluation stages. The participants were individual taxpayers ASN UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. The results of the activity indicated an improvement in participants’ understanding of the functions and benefits of Coretax, technical abilities in account activation, as well as digital skills in using electronic tax administration systems. The level of participant involvement was also relatively high, reflecting taxpayers’ enthusiasm for practice-based mentoring programs. These findings reinforce the Technology Acceptance Model (TAM), which emphasizes that perceived ease of use and perceived usefulness influence technology acceptance. In addition, experiential learning and andragogical approaches proved effective in improving participants’ understanding through direct experience. Therefore, the socialization and mentoring of Coretax activation can serve as a strategic model in supporting the success of digital transformation in taxation and the sustainable improvement of taxpayer compliance.