Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Optimalisasi Sistem Informasi Manajemen Keuangan untuk Kesejahteraan Personel TNI AD di Denmabesad Hendra Prawira MS; Thomas Gabriel; Sigit Purwanto
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8916

Abstract

Pengelolaan keuangan di satuan kerja Detasemen Markas Besar TNI AD (Denmabesad) memiliki karakteristik tersendiri dibanding satker TNI AD pada umumnya yaitu memiliki banyak sub satuan kerja, personel dalam jumlah besar dengan mutasi tinggi, seringnya revisi pagu anggaran oleh Eselon I TNI AD, dan adanya titipan anggaran Unit Organisasi (U.O) TNI AD. Kondisi ini berdampak pada permasalahan kesejahteraan personel, seperti kerawanan anomali Tunjangan Kinerja, kurang transparansi pembayaran Gaji dan tunjangan, belum adanya pengawasan anggaran hingga level sub satuan kerja, pelaporan rutin Keaungan Satker masih manual, dan pengajuan dana pensiun ke Asabri serta pengembalian Iuran TWP AD secara manual (belum otomatis). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi permasalahan tersebut serta menganalisis fungsi aplikasi digitalisasi yang dikembangkan oleh Paku Denmabesad yang dikenal dengan SIMPAKU (Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Terpadu) sebagai strategi optimalisasi aplikasi keuangan eksisting. Penelitian dilakukan di Denmabesad menggunakan metode kualitatif deskriptif studi kasus, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan disintegrasi antara My GPP, Sisfopers, dan SAKTI menjadi akar permasalahan kesejahteraan personel. Optimalisasi SIMPAKU disimpulkan mampu meningkatkan ketepatan pembayaran hak keuangan, transparansi, kecepatan layanan kesejahteraan, kualitas perencanaan anggaran, serta kesiapan administrasi masa purna tugas Prajurit.
Optimalisasi Manajemen Latihan Kesiapan Operasi Satuan Infanteri Guna Mendukung Tugas Operasi Thohir Ilyas; Resmanto Widodo Putro; Thomas Gabriel
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8959

Abstract

TNI Angkatan Darat (TNI AD) mengemban tanggung jawab menjaga kedaulatan wilayah darat, termasuk daerah rawan konflik seperti Papua, sehingga membutuhkan personel yang siap secara operasional. Kesiapan tersebut sangat bergantung pada optimalnya program latihan, namun di lapangan masih ditemukan kendala pada aspek manajemen latihan, penerapan materi latihan, dan kemampuan pelatih. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen latihan, penerapan materi latihan, serta kemampuan pelatih dalam menyiapkan kesiapan satuan Infanteri untuk melaksanakan tugas operasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis SWOT, dilaksanakan di Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih, Papua, melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap informan kunci di lingkungan Kodam tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi program latihan kesiapan operasi guna mendukung tugas operasi masih belum berjalan optimal, terutama akibat terbatasnya tenaga ahli yang berdampak pada lemahnya pengawasan latihan sehingga masih ditemukan kelalaian prajurit selama proses latihan. Penguatan manajemen latihan, penyempurnaan penerapan materi latihan, dan peningkatan kompetensi pelatih menjadi kunci keberhasilan kesiapan operasi satuan Infanteri.