Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Tingkat keterampilan proses sains peserta didik kelas VII SMP Negeri 31 Makassar sebelum dan setelah menggunakan LKPD inkuiri terstruktur berbantuan QR-Code. 2) Mengukur peningkatan keterampilan proses sains peserta didik kelas VII SMPN 31 Makassar melalui penerapan LKPD inkuiri terstruktur berbantuan QR-Code. 3) Terdapat peningkatan yang signifikan pada keterampilan proses sains setelah penerapan LKPD inkuiri terstruktur berbantuan QR-Code. Penelitian ini menggunakan desain One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 31 Makassar yang terdiri dari 7 kelas dengan total 217 orang, sampel dipilih secara purposive sampling, yaitu kelas VII B berjumlah 32. Data dikumpulkan melalui Pretest dan Posttest. Hasil analisis menunjukkan bahwa 1) Tingkat keterampilan proses sains peserta didik kelas VII SMP Negeri 31 Makassar sebelum penerapan LKPD inkuiri terstruktur berbantuan QR-Code berada dalam kategori rendah, dengan skor rata-rata 8,25 dan setelah perapan LKPD inkuiri terstruktur berbantuan QR-Code berada dalam kategori sedang, dengan skor rata-rata 13,87. 2) Peningkatan keterampilan proses sains peserta didik kelas VII SMP Negeri 31 makassar setelah penerapan LKPD inkuiri terstruktur berbantuan QR-Code termasuk dalam kategori sedang, dengan skor N-gain 0,46. 3) Penerapan LKPD inkuiri terstruktur berbantuan QR-Code secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik kelas VII SMP Negeri 31 Makassar, dibuktikan dengan pengujian hipotesis dimana pada =9,01> =1,696.