This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi
Demas Bayu Handika
Program Studi Teknologi Rekayasa Pangan, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Systematic Literature Review Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Pangan Fungsional: Tren Penelitian 2018–2025 Tiyas Tono Taufiq; Demas Bayu Handika; Reny Guspratiwi; Agustina Agustina
Jurnal Gizi Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jg.15.1.2026.11-26

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan salah satu spesies tanaman yang paling banyak diteliti di bidang pangan fungsional karena profil nutrisinya yang luar biasa dan kaya senyawa bioaktif. Systematic literature review (SLR) ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian tentang pemanfaatan daun kelor sebagai bahan pangan fungsional selama periode 2018–2025. Dengan menerapkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020, pencarian literatur terstruktur dilakukan melalui Google Scholar menggunakan kombinasi kata kunci termasuk "daun kelor", "daun Moringa oleifera", "makanan fungsional", "kesehatan", "fortifikasi", dan "intervensi nutrisi”. Sebanyak 487 artikel awalnya diidentifikasi, di mana 35 studi empiris memenuhi kriteria inklusi. Temuan menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dalam penelitian pangan fungsional terkait daun kelor, dengan studi fortifikasi makanan mendominasi literatur. Beberapa penelitian menekankan bahwa penambahan bubuk daun kelor pada kadar di bawah 10% mengoptimalkan keseimbangan antara peningkatan nutrisi dan penerimaan sensorik. Temuan-temuan ini secara kolektif mendukung pandangan bahwa daun kelor merupakan bahan pangan fungsional yang serbaguna, berkelanjutan, dan berbasis bukti dengan potensi besar untuk mengatasi tantangan masalah gizi global dan penyakit kronis. Keyword: Moringa oleifera, makanan fungsional, fortifikasi, senyawa bioaktif, intervensi nutrisi