Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan salah satu spesies tanaman yang paling banyak diteliti di bidang pangan fungsional karena profil nutrisinya yang luar biasa dan kaya senyawa bioaktif. Systematic literature review (SLR) ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian tentang pemanfaatan daun kelor sebagai bahan pangan fungsional selama periode 2018–2025. Dengan menerapkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020, pencarian literatur terstruktur dilakukan melalui Google Scholar menggunakan kombinasi kata kunci termasuk "daun kelor", "daun Moringa oleifera", "makanan fungsional", "kesehatan", "fortifikasi", dan "intervensi nutrisi”. Sebanyak 487 artikel awalnya diidentifikasi, di mana 35 studi empiris memenuhi kriteria inklusi. Temuan menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dalam penelitian pangan fungsional terkait daun kelor, dengan studi fortifikasi makanan mendominasi literatur. Beberapa penelitian menekankan bahwa penambahan bubuk daun kelor pada kadar di bawah 10% mengoptimalkan keseimbangan antara peningkatan nutrisi dan penerimaan sensorik. Temuan-temuan ini secara kolektif mendukung pandangan bahwa daun kelor merupakan bahan pangan fungsional yang serbaguna, berkelanjutan, dan berbasis bukti dengan potensi besar untuk mengatasi tantangan masalah gizi global dan penyakit kronis. Keyword: Moringa oleifera, makanan fungsional, fortifikasi, senyawa bioaktif, intervensi nutrisi
Copyrights © 2026