Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Daun Pada Berbagai Jarak Tanam dan Dosis Pupuk NPK Jumarni; Hanafi; Asjulia
Journal Agroecotech Indonesia (JAI) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi tanaman bawang daun pada berbagai jarak tanaman dan dosis pupuk NPK. Berlangsung pada Maret sampai juni 2025. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan faktorial 2 faktor yang disusun berdasarkan rancangan acak kelompok. Faktor pertama adalah jarak tanam yang terdiri atas 3 taraf yaitu jarak 15 cm x 10 cm,jarak 20 cm x 15 cm,jarak 20 cm x 20 cm. Faktor kedua dosis pupuk NPK yaitu terdiri atas 3 taraf yaitu : NPK 200 kg. ha-1 = 40 g. petak-1 , NPK 250 kg.ha-1 = 50 g.petak-1, NPK 300 kg.ha-1 = 60 g.petak-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jarak tanam (20 cm x 15 cm) memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap tanaman bawang daun yaitu tinggi tanaman 61,81 (45 HST), jumlah daun13,33 helai (45 HST), jumlah anakan 3,34 buah, diameter batang 6,72 cm, bobot berangkasan 93,33 g, hasil perumpun 80,53 g. Pupuk NPK 300 kg. ha-1 = 60 g. petak-1 menghasilkan pengaruh yang lebih baik tinggi tanaman bawang daun yaitu 62,17 (45 HST), jumlah daun 6,64 cm (45 HST, 14,20 (45 HST), jumlah anakan (3,36 cm) buah, diameter batang (6,97 cm), bobot berangkasan (95,36 g), hasil perumpun (81,09). Interaksi antara jarak tanam 20 cm x 15 cm dengan dosis Pupuk NPK 300 kg ha-1 =60 g.petak-1 menghasilkan pengaruh lebih baik terhadap tinggi tanaman 39,41 cm (umur 15 HST), tinggi tanaman 44,06 cm (umur 30 HST), bobot berangkasan (93,33 cm), hasil perumpun 80,53 cm. Dosis pupuk NPK 300 kg ha-1 =60 g.petak-1 tinggi tanaman 39,67.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L.) PADA BERBAGAI KOMBINASI PUPUK ORGANIK DAN UREA Andrian D; Hanafi; Djuniarty
Journal Agroecotech Indonesia (JAI) Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk organik dan urea terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 7 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan meliputi: P0 (kontrol), P1 (pupuk kandang ayam 20 ton/ha), P2 (pupuk kandang kambing 20 ton/ha), P3 (pupuk kandang sapi 20 ton/ha), P4 (pupuk kandang ayam 20 ton/ha + urea 200 kg/ha), P5 (pupuk kandang kambing 20 ton/ha + urea 200 kg/ha), dan P6 (pupuk kandang sapi 20 ton/ha + urea 200 kg/ha). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun per rumpun, jumlah anakan per rumpun, bobot segar per rumpun, bobot segar per petak, dan konversi bobot segar per hektar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk organik dan urea berpengaruh sangat nyata terhadap seluruh parameter yang diamati. Perlakuan P4 (pupuk kandang ayam + urea) memberikan hasil terbaik dengan tinggi tanaman 52,34 cm, jumlah daun 48,56 helai, jumlah anakan 11,45 batang, bobot segar per rumpun 256,78 g, dan produksi 51,19 ton/ha, meningkat rata-rata 76,36% dibandingkan kontrol.
Daya Adaptasi dan Persentase Hidup Tanaman Cendana Umur 4 Tahun Di Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa Hanafi; Abd. Qudus Toaha; Mir Alam Beddu
Jurnal Kehutanan dan Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ecoforest.v1i1.26

Abstract

Cendana merupakan salah satu jenis tanaman asli Nusa Tenggara Timur yang memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi karena kandungan minyak atsiri pada kayu terasnya. Hal ini memicu tindakan eksploitasi terhadap tanaman tersebut dan menjadi penyebab kian terancam dan langkanya di daerah sebaran aslinya. Upaya penyelamatan jenis tersebut melalui konservasi eks-situ telah dilakukan oleh berbagai pihak dengan melakukan konservasi tegakan, pengumpulan materi genetik dan demplot konservasi sumberdaya genetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi pertumbuhan genetik pada keragaman genetik antar famili, mengidentifikasi korelasi genetik dan fenotipik antara parameter pertumbuhan, menaksir nilai heritabilitas pada parameter pertumbuhan dan menaksir perolehan genetik pada plot uji F1 cendana umur 4 tahun di Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan rancangan rancangan acak kelompok, terdiri atas 36 famili, 4 treeplot, 4 blok dengan jarak tanam 4 m x 2 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya adaptasi tanaman cendana generasi pertama (F1) secara keseluruhan di dalam plot uji keturunan tergolong rendah dengan nilai rata-rata persentase hidup tanaman sebesar 48,09 %. Ranking terbaik pada famili no. 48 dengan nilai indeks 21,23. famili terbaik didominasi populasi asal Alor Barat Laut, Provinsi Nusa Tenggara Timur.