Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH APLIKASI EKSTRAK ETIL ASETAT BEBERAPA JENIS TANAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN (Amaranthus spinosus L). Dwika Maha Reni Swanda; Gina Erida; Trisda Kurniawan
Journal Agroecotech Indonesia (JAI) Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan herbisida sintetis secara terus-menerus untuk mengendalikan gulma dapat menyebabkan resistensi gulma, pencemaran lingkungan serta dampak negatif terhadap kesehatan manusia. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian yang lebih ramah lingkungan melalui pemanfaatan bioherbisida berbahan alelopati tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tanaman yang paling berpotensi dijadikan bioherbisida terhadap pertumbuhan gulma bayam duri. Pelarut memiliki peranan penting dalam menarik senyawa aktif selama proses ekstraksi. Keberhasilan ekstraksi dipengaruhi oleh kesesuaian polaritas antara pelarut dan senyawa yang diekstraksi. Etil asetat dipilih karena bersifat semi polar sehingga mampu mengekstraksi senyawa polar dan nonpolar yang diduga berperan sebagai alelokimia. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial dengan 17 perlakuan dan 3 ulangan yaitu, kontrol positif (2, 4-D), kontrol negatif (aquades), ekstrak etil asetat daun pinus, akasia, jati, ketapang dan jarak pagar masing-masing konsentrasi 20%, 30% dan 40%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak etil asetat jati dan jarak pagar konsentrasi 20%, akasia, pinus dan ketapang konsentrasi 30% menyebabkan kematian gulma bayam duri pada 7 HSA.