Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS MAKANAN RINGAN DENGAN METODE DEEP FRYER ELECTRIC PADA KELOMPOK USAHA MIKRO DI DESA PASIRAN KECAMATAN BANTAN-BENGKALIS M Nur Faizi; Muharnis Muharnis
MINDA BAHARU Vol 3, No 1 (2019): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.552 KB) | DOI: 10.33373/jmb.v3i1.1514

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kualitas produksi gorengan yang lebih renyah dan lezat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam membeli gorengan sehingga membantu kelompok usaha mikro makanan ringan dalam memproduksi gorengannya dan meningkatkan omset penjualan. Target khusus yang telah dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi penggunaan Deep Fryer Electric yang ramah lingkungan sebagai media penggorengan untuk meningkatkan kualitas makanan. Metode yang dilaksanakan adalah membuat sistem penggorengan dengan menggunakan sebuah mesin penggorengan elektrik (Deep Fryer Electric) yang terbuat dari Stainles Steel dengan komponen utama adalah elemen pemanas yang bersumber dari listrik dan dilengkapi dengan Thermostat (60-200 derajat celcius) sehingga dengan pengaturan ini memungkinkan proses penggorengan tanpa harus mengalami gosong pada makanan ringan tersebut dengan menggunakan metode penggorengan deep fryer electric dapat meminimalkan lama waktu penggorengan sekitar 40 detik dan produk yang dihasilkan berkualitas dibandingkan dengan penggorengan konvensional. Selain di kelompok usaha mikro, metode penggorengan ini sangat cocok diterapkan di kelompok usaha lainnya karena metode ini bersifat ramah lingkungan.
Rancang Bangun Alat Penetralisir Asap Akibat Kebakaran Hutan Menggunakan Metode Corona Discharge M. Nur Faizi; Syaiful Amri
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2016: SNTIKI 8
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The forest area in Bengkalis district has an area of around 463 441 ha, with a variety of natural resources that can be generated from the forest. But in recent years frequently burned forest bengkalis induced land clearing by companies or individuals who have a bad impact to masyaarakat, so that the smoke caused by forest fires have been a disaster for the community in terms of both economy and health. The worst impacts experienced is the disruption of the respiratory system, because in the smoke contained various types of hazardous and toxic gases. For that it is developing an instrument capable of neutralizing the smoke generator using ozone generated by corona discharge process. Ozone will ionize toxic gases into oxygen and cleanse the air of the process, so that this method can be said to be effective for the sterilization of air. There are several stages in this study, first: the system design. Second: the manufacture box. Third: the manufacture of power supply. Fourth: manufacture ozone generator, and the final testing of the tool to see the system working tool is functioning properly and can be used by the public, especially people Bengkalis district. Keywords: Bengkalis district, corona discharge, ionization, ozone(O3), smoke
PEMANFAATKAN ARUS NETRAL TRANSFORMATOR STEP UP PADA GARDU DISTRIBUSI UNTUK DAYA LISTRIK M Nur Faizi
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 1 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 1 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.607 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i1.855

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemanfaatan transformator step up untuk memanfaatkan daya listrik pada penghantar netral gardu distribusi.  Tujuan jangka panjang adalah menghasilkan desain dan karakteristik tranformator step up dalam pemanfaatan rugi-rugi daya dari penghantar netral sistem tiga fasa sistem empat kawat. Penelitian ini juga menghasilkan prototipe lengkap telah didemonstrasikan pada simulasi jaringan distribusi. Target khusus yang ingin dicapai yaitu pemanfaatan daya pada penghantar netral yang belum digunakan secara maksimal sehingga rugi-rugi daya ini dapat menjadi sumber listrik sebagai lampu penerangan terutama untuk daerah pedesaan. Penelitian menggunakan metoda pengukuran, simulasi dengan software ETAP selanjutnya mendesain transformator step up.  Pada penelitian ini menggunakan penghantar netral (N) tranformator sebagai penghantar fasa dan penghantar pembumian (PE) sebagai penghantar netral. Tegangan yang dihasilkan dari sistem ini akan dikonversikan ke level yang standar yaitu 220 volt sehingga dapat mengoperasikan lampu penerangan.
PENGONTROLAN FLUKS DAN TORSI PADA MOTOR INDUKSI 3 FASA MENGGUNAKAN METODE DIRECT TORQUE CONTROL (DTC) BERBASIS PI DAN FUZZY LOGIC CONTROLLERS (FLC) M. Nur Faizi; Marzuarman Marzuarman
INOVTEK POLBENG Vol 7, No 2 (2017): INOVTEK Volume 7, No 2, November 2017
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1400.453 KB) | DOI: 10.35314/ip.v7i2.216

Abstract

Kontroler Proporsional Integral (PI) merupakan sebuah metode kontrol yang banyak diterapkan di bidang  industri sampai saat ini. Kontroler ini memiliki parameter-parameter pengontrol, yaitu konstanta proporsional  (Kp) dan konstanta integral (Ki). Pada metode PI konvensional, kedua parameter tersebut diturunkan dari  perhitungan matematis. Kesulitan penalaan atau Tuning parameter-parameter tersebut akan ditemui bila plant yang dikendalikan adalah sistem dengan orde tinggi. Maka dari itu, diperlukan suatu metode penala PI yang lebih baik dan dapat diterapkan dalam sistem orde tinggi. Metode penalaan PI dengan logika fuzzy dapat dilakukan secara otomatis tanpa melakukan pemodelan sistem. Pada metode ini nilai Kp dan Ki ditentukan berdasarkan sejumlah aturan-aturan yang ditetapkan oleh logika fuzzy. Input fuzzy berupa error dan delta error. Plant yang dikontrol adalah motor induksi 3 fasa dengan metode Dierect Torque Control (DTC). Pada pengujian didapatkan hasil penalaan parameter PI dengan logika fuzzy mampu menghasilkan tanggapan keluaran dengan rise time yang cepat, selisih tunak yang kecil, overshoot yang kecil, dan ketika sistem diberi gangguan, tanggapan keluaran akan tetap terjaga dalam kestabilan. Kata Kunci - Kontroler Proporsional Integral, Plant,  fuzzy, rise time, Tuning, Overshoot, Dierect Torque Control, Motor Induksi.
IoT–DSS-Based Fleet Management System for Enhancing the Operational Efficiency of Fishing Vessels Romadhoni Roma; Budhi Santoso; Johny Custer; M. Nur Faizi; Mohamed Nasir Alivi; Abdul Razak Shaari
Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems Vol 7 No 2 (2026): June 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/jessi.v7i1.2615

Abstract

Purpose - This study aims to develop an IoT–Decision Support System (DSS)-based Smart Fleet Management System (SFMS) to improve the operational efficiency of small- to medium-scale fishing vessels through real-time monitoring and data-driven decision-making. Design/methods/approach – The proposed system integrates IoT sensors (GPS, fuel flow, temperature) with an ESP32 microcontroller for real-time data acquisition and transmission via MQTT to a cloud platform. A hybrid DSS combining linear regression and fuzzy logic is developed to analyze vessel performance and generate operational recommendations. Field validation was conducted on three fishing vessels, with 1,200 telemetry samples for regression modeling, 300 decision samples for DSS evaluation, and 4,320 data packets for communication analysis. Findings - The implementation of SFMS resulted in significant improvements in operational performance. Fuel consumption decreased by 20.0% (from 50.7 L/h to 40.6 L/h), idle operational time was reduced by 28.9% (from 3.8 to 2.7 hours/day), and the Operational Efficiency Index (OEI) improved by 22.7% (from 0.110 to 0.135 kn/L). The DSS achieved an accuracy of 92.7% in decision recommendations, while system reliability reached 99.2% uptime with low latency and acceptable packet loss (1.48%). Research implications/limitations – Although effective, the study is limited by a small number of vessels and the lack of synchronized environmental data, suggesting the need for broader validation. Originality/value – This study presents a cost-effective and scalable IoT–DSS framework tailored for small-scale fisheries, supporting sustainable operations and maritime digital transformation.