Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS MAKANAN RINGAN DENGAN METODE DEEP FRYER ELECTRIC PADA KELOMPOK USAHA MIKRO DI DESA PASIRAN KECAMATAN BANTAN-BENGKALIS M Nur Faizi; Muharnis Muharnis
MINDA BAHARU Vol 3, No 1 (2019): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.552 KB) | DOI: 10.33373/jmb.v3i1.1514

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kualitas produksi gorengan yang lebih renyah dan lezat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam membeli gorengan sehingga membantu kelompok usaha mikro makanan ringan dalam memproduksi gorengannya dan meningkatkan omset penjualan. Target khusus yang telah dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi penggunaan Deep Fryer Electric yang ramah lingkungan sebagai media penggorengan untuk meningkatkan kualitas makanan. Metode yang dilaksanakan adalah membuat sistem penggorengan dengan menggunakan sebuah mesin penggorengan elektrik (Deep Fryer Electric) yang terbuat dari Stainles Steel dengan komponen utama adalah elemen pemanas yang bersumber dari listrik dan dilengkapi dengan Thermostat (60-200 derajat celcius) sehingga dengan pengaturan ini memungkinkan proses penggorengan tanpa harus mengalami gosong pada makanan ringan tersebut dengan menggunakan metode penggorengan deep fryer electric dapat meminimalkan lama waktu penggorengan sekitar 40 detik dan produk yang dihasilkan berkualitas dibandingkan dengan penggorengan konvensional. Selain di kelompok usaha mikro, metode penggorengan ini sangat cocok diterapkan di kelompok usaha lainnya karena metode ini bersifat ramah lingkungan.
Penerapan Metode HSV pada Robot Soccer Sutrimo Sutrimo; Muharnis Muharnis; M. Afridon Afridon; Khairudinsyah Khairudinsyah
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2015: SNTIKI 7
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.979 KB)

Abstract

Setiap tahun DIKTI mengadakan kontes robot. Perkembangan teknologi yang digunakan pada saat kontes robot, salah satunya adalah menambahkan tingkat kecerdasan buatan. Pada penelitian ini mengolah citra digital (Digital Image Processing) dengan menggunakan Metode HSV yang digunakan untuk kontes robot soccer. Citra yang dimaksud sebuah objek bola yang akan dideteksi oleh robot soccer. Berdasarkan hasil pengujian perubahan intensitas cahaya sangat mempengaruhi tingkat akurat robot dalam mendeteksi posisi bola. Toleransi warna sangat berperan penting dalam proses segmentasi saat robot mencari posisi bola.Kata kunci: HSV, Segmentasi Warna, Robot
DESAIN KAPASITOR SHUNT UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAYA DI KAMPUS POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS Khairudin Syah; Muharnis Muharnis; Jefri Lianda
INOVTEK POLBENG Vol 4, No 2 (2014): INOVTEK VOL.4 NO 2 - 2014
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.437 KB) | DOI: 10.35314/ip.v4i2.102

Abstract

Abstrak Beban listrik di Politeknik Negeri Bengkalis selalu meningkat baik itu beban tiga fasa maupun satu fasa sehingga kualitas daya menurun. Daya reaktif mempengaruhi turunnya faktor daya sehingga penelitian ini akan menyelesaikan masalah ini dengan pemasangan kapasitor shunt di sistem kelistrikan Politeknik Negeri Bengkalis. Penelitian ini dimulai dengan  mengambil data pengukuran sendiri. Dilanjutkan dengan mengolah data pengukuran mengunakan perhitungan dan software simulator. Kapasitansi kapasitor shunt akan peneliti injeksi ke sistem kelistrikan Politeknik Negeri Bengkalis. Tujuan dari penelitian adalah untuk memperbaiki kualitas daya dengan meningkatkan faktor daya. Penelitian ini  diakhiri dengan membandingan data sebelum dan setelah pemasangan kapasitor shunt dengan peningkatan faktor daya dari 0,88 menjadi 0,91. Terjadi penurunan daya aktif setelah pemasangan kapasitor bank sebesar 110 watt dari 5,9 kwatt menjadi 5,79 kwatt. Kata kunci : Bengkalis, reaktif, kapasitor shunt, simulator
PROSES PEMBUATAN KAPAL FRP BERKAPASITAS 14 M BAGI NELAYAN DI KABUPATEN BENGKALIS Doni Afrianto Afrianto; Muharnis Muharnis; Razali Razali
INOVTEK POLBENG Vol 4, No 1 (2014): INOVTEK VOL.4 NO 1 - 2014
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.949 KB) | DOI: 10.35314/ip.v4i1.98

Abstract

AbstrakSebagian besar penduduk yang bertempat tinggal dipesisir pantai bekerja sebagai profesi seorang nelayan. Didaerah Bengkalis khususnya,  kegiatan operasional  nelayan berlangsung  menggunakan  kapal tradisional  yang terbuat dari kayu. Tingkat pelapukan yang cukup cepat  dan umur pakai yang relatif singkat mengakibatkan banyak sektor pembangunan   kapal  berpindah  dari  bahan  baku  kayu  kebahan  serat  glass  (fibreglass).  Untuk  mengantisipasi terjadinya  kondisi  cuaca  ekstrim  dan  untuk  meningkatkan  hasil  tangkapan  yang  lebih  banyak,  maka  penulis berinisiatif   merencanakan  sebuah kapal dengan kapasitas   yang cukup besar berkisar 5 GT dan memiliki tingkat stabilitas  lambung  yang  optimal  untuk  menahan  dari  tingginya  gelombang   yang  terjadi  ditengah  laut.  Agar pembangunan   dapat  terealisasi  dengan  tepat,  maka  dibutuhkan  aspek  teknis  perencanaan   yang  terukur  demi kelangsungan proses kinerja dilapangan. Adapun aspek teknis perencanaan tersebut meliputi penentuan data utama, rencana  garis (lines plan), rencana  umun  (general  arrangement),  kontruksi  gading-gading,  penggambaran  bukaan kulit, dan stabilitas  kapal. Dari  hasil perencanaan  didapat  untuk  kapal berkapasitas  5 GT didapat  dimensi  kapal dengan panjang keseluruhan (LOA) 10 m, lebar (B) 2,2 m,  tinggi 1,1 m dan sarat 0,5 m serta panjang bangunan atas2,3 m, lebar 1,3 m dan tinggi 1,5 m. Dengan dimensi tersebut kapal memiliki stabilitas  yang cukup baik dengan dibuktikannnya kata pass dari hasil running pada program hydromax. Kata kunci : Kapal nelayan, Kapasitas 5 GT, Aspek teknis perencanaan.
SISTEM INFORMASI KECELAKAAN MENGGUNAKAN SMS Khairudin Syah; Muharnis Muharnis
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 1 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 1 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1172.137 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i1.965

Abstract

Banyaknya kecelakaan lalu lintas yang terjadi dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti cacat seumur hidup bahkan meninggal dunia. Hal yang tidak diinginkan ini terjadi salah satu penyebabnya adalah keterlambatan informasi yang diperoleh oleh pihak keluarga atau pihak-pihak tertentu sehingga terlambatnya penanganan terhadap korban kecelakaan. Pada penelitian ini penulis membuat suatu sistem yang secara otomatis dapat menginformasikan suatu kecelakaan dan posisi atau lokasi dari kecalakaan tersebut kepada orang-orang tertentu melalui sms (short message service). Informasi ini secara otomatis akan terkirim dan akan diterima secara cepat kepada penerima pada saat terjadinya kecelakaan, sehingga akan mempercepat penanganan terhadap korban kecelakaan. Selain informasi kecelakaan secara cepat juga menginformasikan posisi atau titik lokasi terjadinya kecelakaan tersebut.
IMPLEMENTASI SENSOR PIR PADA PERALATAN ELEKTRONIK BERBASIS MICROCONTROLLER Siti Ahadiah; Muharnis Muharnis; Agustiawan Agustiawan
INOVTEK POLBENG Vol 7, No 1 (2017): INOVTEK VOL.7 NO 1 - 2017
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.331 KB) | DOI: 10.35314/ip.v7i1.153

Abstract

AbstrakSystem  penerangan dalam suatu ruangan, biasanya dioperasikan secara manual. Dengan kemajuan teknologi, pengoperasian secara manual ini dapat dikurangi. Sistem otomatis  dapat memudahkan operasional. Efektif dan efisien menjadi tujuan dengan menggunakan system otomatis ini. Maka dapat menghindari lampu yang menyala secara sia-sia jika tidak ada aktifitas di dalamnya. Penelitian ini mengambil topik tentang pemanfaatan sensor PIR sebagai pengoperasian peralatan elektronik dalam suatu rumah berbasis mikro kontroller. Sistem otomatis ini menggunakan sensor PIR. Sensor PIR termasuk sensor panas jenis pyroelectric yang mempunyai respon sesaat jika ada perubahan panas. Sumber panas diradiasikan dengan infra merah. Tubuh manusia menghasilkan energi panas yang diradiasikan dengan infra merah. Radiasi panas tubuh manusia akan diterima sensor untuk respon masukan rangkaian. Sistem perancangan ini membutuhkan  relay 5 Volt yang digunakan untuk menghubungkan alat yang akan digunakan. Hasil pengukuran bahwa sensor dengan jarak tempuh 500 cm.Kata kunci : Sensor PIR, Mikrokontroller, Relay
ANALISIS LOSS CIRCULATION PADA PROSES DRILLING MENGGUNAKAN DIAGRAM MOHR-COULOMB STUDI KASUS: SUMUR X BOB PT. BUMI SIAK PUSAKO Wenny - Wahyuni; Muharnis - -; Khairudin Syah
INOVTEK POLBENG Vol 8, No 1 (2018): INOVTEK VOL.8 NO 1 - 2018
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.052 KB) | DOI: 10.35314/ip.v8i1.361

Abstract

Peralatan dan bahan yang digunakan saat proses drilling  sangat diperhatikan agar terhindar dari suatu bencana dan menciptakan situasi yang aman. Hal yang harus diperhatikan dari suatu proses driling adalah penggunaan lumpur, dimana fungsinya untuk mengontrol tekanan lubang sumur. Kekurangan atau kelebihan tekanan lumpur pemboran dibandingkan tekanan formasi dapat menimbulkan beberapa permasalahan, diantaranya yaitu loss circulation, kick bahkan blowout. Loss circulation merupakan suatu permasalahan yang diakibatkan karena adanya retakan pada formasi batuan, akibat adanya retakan lumpur pemboran masuk ke dalam retakan dan mengakibatkan suatu permasalahan yang disebut dengan loss circulation. Berdasarkan data dari sumur X di perusahaan BOB PT. BSP Pertamina-Hulu bahwa rata-rata berat lumpur yang digunakan berkisar antara 8,6 ppg – 9,0 ppg dan berdasarkan FIT berat lumpur maksimum yang diperbolehkan untuk sumur X adalah sebesar 15 ppg. Ketika proses pemboran, terjadi loss circulation di kedalaman 565 ft, 575 ft, 577 ft dan 797 ft dengan jumlah lumpur yang hilang masing-masing adalah 0,56 bpm, 0,9 bpm, 1,5 bpm dan 1 bpm. Loss circulation yang terjadi pada studi kasus kemudian dianalisa menggunakan diagram Mohr-Coulomb. Setelah dilakukan pemboran maka tekanan maksimum yang mengenai batuan sudah dipengaruhi oleh tekanan lumpur pemboran yang memberikan tekanan dari arah horizontal, sehingga bentuk retakan yang terjadi pada sumur X merupakan retakan datar (strike-strip).
PROSES PEMBUATAN KAPAL FRP BERKAPASITAS 14 M BAGI NELAYAN DI KABUPATEN BENGKALIS Dian Ardiana; Razali Razali; Muharnis Muharnis
INOVTEK POLBENG Vol 4, No 1 (2014): INOVTEK VOL.4 NO 1 - 2014
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.717 KB) | DOI: 10.35314/ip.v4i1.97

Abstract

AbstrakSebagai negara yang kaya akan sumber daya alam dan memiliki keindahan alam yang luar biasa, maka kita harus mampu memanfaatkann ya sumberdaya yang ada semaksimal mungkin. Wilayah perairan di Indonesia, khususnya di perairan Pulau Bengkalis,   sangat kaya dengan   potensi lautnya.   Namun, untuk mengembangkan  potensi tersebut dibutuhkan  sarana  dan  fasilitas  yang  memadai  khususnya  bagi para nelayan.  Salah  satu sarana  transportasi  bagi nelayan  di Bengkalis  yang  perlu  dikembangkan  adalah  kapal  fiberglass.  Pengetahuan  tentang  proses  pembuatan kapal nelayan dari fiberglass sangat diperlukan bagi perkembangan dunia perkapalan yang berbasis pada kerakyatan, karena  dinilai  dari  segi  biaya,  perawatan,   kontruksi,   dan  proses  pembuatan   kapal  fiberglass   lebih  unggul dibandingkan  dengan material lain. Dalam proses tersebut sangat perlu diperhatikan  beberapa hal, antaranya lain : Perhitungan Rencana Garis, perhitungan Rencana Umum serta pembacan dan terjemahan gambar, penentuan tahapan pengerjaan. Pada saat ini pembangunan kapal dari bahan fiberglas mulai banyak diminati orang, karena dalam proses pembuatan  kapal  fiberglass  memiliki  beberapa  keungulan  dari pada  kapal  dari bahan  kayu  maupun  logam,  dan fasilitas yang memadai dalam membuat kapal fiberglass. Kata kunci : fiberglass,Frame,laminasi, Finising.
ANALISA PERBANDINGAN PENGUKURAN INTENSITAS CAHAYA PEAKTECH TIPE 5035 DENGAN SENSOR LDR BERBASIS MIKROKONTEROLLER ATMEGA 8535 DI GENDUNG TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS Muharnis; Khairudinsyah
Sainstek (e-Journal) Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pencahayaan sangat mempengaruhi jumlah intensitas cahaya (lux). Penelitian ini akan menganalisa danmembandingkan besaran intesitas cahaya apakah sudah memenuhi standar kesehatan dengan menggunakan alat ukurluxmeter peaktech type 5035 dengan sensor LDR berbasis mikrokonteroller ATMega 8535, sehingga dapat diketahuijumlah intensitas cahaya (luminasi) dalam suatu ruang. Adapun ruang yang akan dilakukan pengukuran adalah ruang yang digunakan untuk perkuliahan di gedung Teknik Elektro Politeknik Negeri Bengkalis. Pemanfaatan sensor cahayaLight Dependent Resistor (LDR) untuk mengukur intensitas cahaya dalam suatu ruangan. Sensor cahaya (LDR)mendeteksi adanya cahaya, maka sensor cahaya akan menghasilkan tegangan berupa sinyal analog. ATMega8535digunakan sebagai pengkonversi dari sinyal analog menjadi sinyal digital dalam mengolah data. Setelah sinyal analogdirubah menjadi sinyal digital kemudian data diolah oleh mikrokontroler ATMega8535 dan ditampilkan hasilnya(dalam satuan lux) di LCD display. Hasil pengujian antara alat ukur intensitas cahaya (luxmeter) dengan menggunakansensor LDR dibandingkan dengan luxmeter merk PeakTech tipe 5035, kemudian dilakukan perbandingan (persentasekesalahan). Sehingga secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa alat ukur intensitas cahaya (luxmeter) denganmenggunakan sensor LDR ini mencapai tingkat akurasi pengukuran sebesar 89,332% dan persentase kesalahannyasebesar 11,74 %.
PENJADWALAN JANGKA PENDEK PEMBANGKIT TERMAL DENGAN MEMPERHITUNGKAN RUGI-RUGI SALURAN MENGGUNAKAN TEKNIK IMPROVED PARTICLE SWARM OPTIMIZATION Muharnis; Suyono Hadi; Mahfuz Shidiq
Sainstek (e-Journal) Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Operasi pembangkit yang ekonomis, merupakan tujuan dari operasi suatu sistem tenaga listrik. Biaya bahan bakar merupakan biaya terbesar dari biaya operasional tenaga listrik. Penggunaan metode ini untuk menghasilkan penjadwalan pembangkit termal dengan biaya minimum menggunakan Algoritma Improved Particle Swarm Optimization (IPSO ) dengan batasan equality dan inequality dengan menambahkan inertia weigth aproach (IWA ) Data yang digunakan adalah standar IEEE 30 Bus dan data riil sistem kelistrikan 500kV Jawa Bali dengan 6 pembangkit termal. Hasil simulasi menunjukkan bahwa IPSO memberikan hasil dan performansi yang lebih baik dibandingkan standar PSO. Penjadwalan pembangkit dengan IPSO pada sistem IEEE 30 bus diperoleh perbedaan yang tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan standar PSO. Penjadwalan pembangkit untuk data real sistem 500kV Jawa-Bali 24 jam menggunakan metode IPSO diperoleh effisiensi 3,6% lebih murah dibandingkan menggunakan standar PSO