Rezki Kaulan Maisurah
Universitas Darussalam Gontor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kosakata Bahasa Arab Melalui Implementasi Media Pembelajaran Flashcard Di TK Plus Wahidiyah Rezki Kaulan Maisurah; Zulfatus Sa’diah; Jihan Fauziyah Salsabila; Dhiya Sadrina; Zuhroh Nurbaiti; Dina Rahayu; Nadhilla Claryzha; Tsiqoh Azizah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/xn81tv12

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab bagi anak usia dini masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal pengenalan kosakata. Metode pembelajaran yang konvensional serta keterbatasan media interaktif menjadi kendala dalam meningkatkan minat dan pemahaman anak. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, program pengabdian kepada masyarakat ini mengusulkan penggunaan media pembelajaran berbasis flashcard sebagai pendekatan inovatif. Flashcard dapat membantu anak mengenali dan menghafal kosakata bahasa Arab secara lebih interaktif dan menyenangkan melalui berbagai aktivitas seperti permainan dan latihan berulang. Program ini dilaksanakan di TK Plus Wahidiyah di Dadapan Kendal Ngawi dan mencakup beberapa tahapan utama, yaitu penyusunan materi pembelajaran, pelaksanaan kegiatan di kelas dan luar ruangan, serta evaluasi melalui umpan balik dari guru dan orang tua. Melalui beberapa tahapan tersebut, maka tersusunlah luaran berupa media pembelajaran flashcard, buku panduan berupa teknik penggunaan flashcard dalam mengajarkan kosakata bahasa Arab serta poster edukatif tentang pentingnya pengenalan bahasa Arab sejak dini. Adapun hasil dari implementasi program ini menunjukkan bahwa penggunaan flashcard dalam pembelajaran bahasa Arab di TK Plus Wahidiyah dapat meningkatkan pemahaman dan minat siswa, serta memberikan kontribusi positif dalam pengembangan strategi pembelajaran yang lebih menarik dan efektif bagi anak usia dini.
The Concept of Ulū al-Albāb in the Qur’an for Ethical Foundation in Artificial Intelligence Development Mujib Abdurrahman; Asif Trisnani; Rezki Kaulan Maisurah; Hilma Radhia Mahmudah
Studia Quranika Vol. 11 No. 1 (2026): July
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/studiaquranika.v11i1.28

Abstract

Artificial Intelligence (AI) has transformed human decision-making through automated systems, but its rapid development has also generated ethical challenges, including algorithmic bias, limited transparency, weakened accountability, and the erosion of moral agency. Contemporary AI ethics is predominantly grounded in secular–humanistic frameworks, which often lack a comprehensive spiritual and metaphysical foundation. This study aims to examine the Qur’anic concept of Ulū al-Albāb as a normative ethical framework that can enrich contemporary AI ethics. Employing qualitative library research with a thematic approach, the study analyzes Qur’anic verses concerning Ulū al-Albāb through the exegetical perspectives of Ibn Kathīr, al-Marāghī, Ibn ‘Āshūr, Fakhr al-Dīn al-Rāzī, and M. Quraish Shihab. The findings identify five interrelated ethical values embodied by Ulū al-Albāb: intellectual purity (lubb), reflective thinking, ethical discernment (ḥikmah), spiritual consciousness (taqwā), and commitment to the essence of truth. These values provide a normative ethical framework that reinforces human moral responsibility rather than functioning as technical algorithms in AI systems. The study concludes that Ulū al-Albāb offers a meaningful ethical bridge between Islamic intellectual tradition and technological innovation. It is recommended that future AI governance and ethical policy frameworks incorporate spiritually grounded ethical values alongside technical and regulatory approaches to promote more responsible and human-centered AI development.