Nopitasari Nopitasari
Universitas Serelo Lahat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Inovasi Mie Berbasis Sayur dan Buah Lokal untuk Pemberdayaan Komunitas Nopitasari Nopitasari; Iskandar Titi Hasanah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ddz1kg67

Abstract

Desa Talang Tangsi, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat merupakan salah satu desa yang memiliki potensi sumber daya pangan lokal berupa berbagai jenis sayur dan buah. Namun, pemanfaatan komoditas tersebut masih didominasi dalam bentuk konsumsi segar dan belum banyak dikembangkan menjadi produk pangan inovatif yang bernilai tambah. Selain itu, rendahnya minat anak-anak dalam mengonsumsi sayur secara langsung menjadi tantangan dalam pemenuhan gizi keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dalam mengolah sayur dan buah lokal menjadi produk mie sehat yang lebih menarik, bergizi, dan memiliki potensi ekonomi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui kegiatan penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan mie berbasis sayur dan buah lokal. Kegiatan diikuti oleh 25 peserta yang merupakan anggota PKK Desa Talang Tangsi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta serta observasi keterampilan selama praktik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor dari 60,4 ± 7,8 menjadi 86,2 ± 5,9. Sebanyak 88% peserta mampu mempraktikkan pembuatan mie berbasis sayur dan buah secara mandiri sesuai prosedur yang diberikan. Selain itu, 76% peserta menyatakan minat untuk mengembangkan produk tersebut sebagai usaha rumah tangga berbasis pangan lokal. Kegiatan pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengolahan pangan lokal sekaligus membuka peluang pengembangan usaha mikro yang mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.