Hatta Sabri
Institut Agama Islam Negeri Langsa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Enhancing Fiqh Education through a Digitally Designed Linktree Portal: Focus on Acehnese Student Engagement M. Ardiansyah; Nina Afrida; Hatta Sabri; Mahyiddin Mahyiddin
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i2.3248

Abstract

This study examines in depth the development and feasibility of a Linktree portal-based Fiqh learning media for students of Madrasah Tsanawiyah (MTs) in Aceh, with a specific case study at MTsN 1 Langsa. The background of this research is rooted in significant pedagogical challenges in Fiqh learning, where conventional methods dominated by one-way lectures often fail to stimulate the motivation and engagement of students who are digital natives. This study uses a Research and Development (R&D) approach with a 4-D model (Define, Design, Develop, Disseminate). The main contribution of this research lies in the theoretical integration between the Technology Acceptance Model in Islamic Education (TAMISE) and Cognitive Load Theory (CLT) in designing micro-learning media. The validation results show that the developed Linktree portal has very high validity (Media Expert: 94%; Material Expert: 92%) and is categorized as very feasible. Field findings indicate that the microsite information architecture on Linktree effectively reduces extraneous cognitive load through segmentation principles, while rigorous content curation ensures compatibility with Islamic values, thereby increasing technology acceptance among madrasah teachers and students. This study offers a practical and scalable solution to address the digital divide in Islamic educational institutions by leveraging efficient and user-friendly aggregator technology.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengedukasikan Nilai-Nilai Karakter terhadap Pencegahan Bullying pada Siswa SMA Negeri 2 Langsa Nurmala Sari; Hatta Sabri; Muhammad Iqbal
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4204

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah masih menjadi permasalahan yang memerlukan perhatian serius karena berdampak pada perkembangan psikologi dan sosial siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif melalui penguatan nilai-nilai karakter dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam pencegahan bullying melalui penguatan nilai -nilai karakter pada siswa di SMA Negeri 2 Langsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, kuesioner terbuka, serta dokumentasi yang berkaitan dengan perangkat pembelajaran dan kebijakan sekolah. Teknik analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bullying yang dominan terjadi adalah bullying verbal berupa ejekan terhadap fisik, nama orang tua, dan penggunaan kata-kata kasar yang dalam kondisi tertentu dapat berkembang menjadi konflik fisik akibat rendahnya kontrol emosi siswa. Strategi guru PAI dilakukan melalui integrasi nilai-nilai akhlak dalam pembelajaran di kelas, pemberian nasihat dan motivasi secara berkelanjutan, teguran edukatif, keteladanan sikap religius, serta kolaborasi dengan guru BK dalam penanganan siswa yang memiliki kecenderungan emosional. Dampak strategi tersebut menunjukkan adanya perubahan sikap pada sebagian siswa, terutama dalam peningkatan kesadaran untuk tidak mengejek dan lebih menghargai teman. Namun, perubahan tersebut masih memerlukan penguatan secara konsisten agar dapat berkembang menjadi kebiasaan. Penelitian ini menegaskan bahwa guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam pembentukan karakter sekaligus pencegahan perilaku bullying di lingkungan sekolah. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur efektivitas strategi guru PAI secara statistik serta memperluas subjek penelitian pada jenjang SMP/MTs.