Muh. Faisal
Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN BENTUK MASJID AT TARIQ PEKKA PAO DI KECAMATAN TANETE RILAU KABUPATEN BARRU Nurzakiah Sudirja; Muh. Faisal; Meisar Ashari
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 9 No 2 (2019): HARMONI: OCTOBER 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/vkd3dy57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk arsitektur dan ciri khas Masjid AT-Thariq Pekka Pao. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan fokus pada kajian tipologi bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masjid ini mengusung perpaduan gaya arsitektur Jepang dan Arab Saudi, sehingga menampilkan karakter yang unik dibandingkan masjid pada umumnya. Secara eksterior dan interior, bangunan tergolong minimalis modern dengan dominasi garis-garis geometris tegas, terutama garis vertikal dan horizontal yang berulang. Ciri khas yang paling menonjol adalah nuansa alam yang dihadirkan melalui tanaman merambat, kolam ikan, dan elemen vegetasi di sekitar area masjid.
PEMBUATAN KERAJINAN DARI AKAR POHON KOPIDI KABUPATEN BANTAENG Rizal Trimawan; Andi Baetal Mukaddas; Muh. Faisal
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 12 No 2 (2022): HARMONI: OCTOBER 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/wwq5z128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan kerajinan akar pohon kopi di Desa Bontotappalang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, sebagai upaya pelestarian budaya daerah sekaligus aset nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 13 pengrajin pada tahun 2013. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi meliputi pemilihan dan pengolahan bahan, penggunaan sarana produksi, serta identifikasi faktor pendukung dan penghambat. Kerajinan ini memiliki potensi pemasaran yang cukup baik hingga ke luar negeri, namun masih menghadapi kendala dalam aspek permodalan, pemasaran, dan profesionalisme pengrajin. Keberadaan industri ini berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja di Desa Bontotappalang.