Kusmaladewi Kusmaladewi
Indonesia Open University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Student Perceptıons of Open Unıversıty Servıces ın the Islands Regıon: A Study ın Selayar Islands Regency, Indonesıa Jalil Jalil; Kusmaladewi Kusmaladewi; Makkatenni Makkatenni; Muhammad Alwi; Muh Ali Alimuddin
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4810

Abstract

The main issue of this research is to explore students' perceptions of the key strengths of Universitas Terbuka in implementing distance education, specifically related to flexibility, affordability, interaction, accessibility, and distance learning skills in the Selayar Islands Regency. The present study aims to delve into student perception of the key strengths of Universitas Terbuka that become the standards by which its endeavors of distance education are carried out. Adopting a descriptive quantitative method, the study gathered data using a questionnaire in which five variables were measured, i.e., flexibility, affordability, interaction, accessibility, and distance-learning skills. The 5-point scale questionnaire was created in Google Forms and was distributed to the whole student population of Universitas Terbuka in Selayar Islands Regency through Study Groups. The data from the student questionnaire was assessed using a descriptive statistical method in SPSS 20. Based on the descriptive statistic findings from a total of 48 questionnaires, the mean that stands for the student perception of the five variables is 4.37 for flexibility, 4.34 for affordability, 4.35 for interaction, 4.45 for accessibility, and 4.31 for distance-learning skills. These findings lead to a noticeable conclusion; Universitas Terbuka has mobilized education and reached out to remote learners in small islands in an effective manner. In turn, this potentially informs policy discussions as to improve the roles of Universitas Terbuka in extending educational opportunities and services for underprivileged rural communities that particularly suffer from low educational attainment.
Efektivitas Peningkatan Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Buatan Muin Muin; Kusmaladewi Kusmaladewi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5865

Abstract

Urgensi dari penelitian ini terletak pada kebutuhan mendesak untuk memahami dan mengoptimalkan penerapan kecerdasan buatan dalam pembelajaran guna menjawab tantangan transformasi pendidikan di era digital yang menuntut personalisasi, efisiensi, dan inklusivitas dalam proses belajar-mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendekripsikan efektivitas peningkatan pembelajaran berbasis kecerdasan buatan. Metode penelitian studi literatur. Teknik pengumpulan data melalui buku, artikel, dan hasil penelitian yang relevan dan up-to-date dengan permasalahan penelitian. Penelitian ini menggunakan analisis data reduksi, pengelolaan, pengelompokan, interpretasi, dan penarikan kesimpulan atau penataan hasil data yang diperoleh dalam penelitian. Penelitian studi literatur ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam pendidikan memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Integrasi kecerdasan buatan dalam pembelajaran kolaboratif sangat efektif dalam meningkatkan motivasi siswa dalam memahami materi yang sedang dipelajari. Dapat merekomendasikan sumber belajar yang sesuai, menyesuaikan tingkat kesulitan tugas, memberikan umpan balik yang dipersonalisasi. Mampu meningkatkan motivasi belajar dengan memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan personalisasi. Integrasi kecerdasan buatan dalam kurikulum dapat mendukung proses belajar dan mengajar. Penggunaan kecerdasan buatan telah terbukti meningkatkan aksesibilitas pendidikan, memungkinkan siswa dari berbagai latar belakang untuk belajar sesuai dengan kebutuhannya. Penerapan pembelajaran berbasis kecerdasan buatan berdampak positif pada perkembangan kognitif siswa. Implikasinya termasuk perlunya dukungan berkelanjutan bagi guru, pengembangan kerangka etika untuk penggunaan kecerdasan buatan dalam pendidikan, dan kolaborasi multi-pemangku kepentingan untuk implementasi kecerdasan buatan dalam pembelajaran erbasis proyek yang efektif dan bertanggung jawab