Herlina Tri Wulandari
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengelolaan Sumber Pembiayaan Pendidikan Terhadap Raport Mutu di Sekolah Vokasi Herlina Tri Wulandari; Heri Susanto; Suyatmini Suyatmini; Harsono Harsono
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5924

Abstract

Pengelolaan sumber pembiayaan pendidikan merupakan faktor krusial yang mempengaruhi kualitas pendidikan, terutama di sekolah vokasi yang berperan dalam menyiapkan tenaga kerja siap pakai. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pengelolaan sumber pembiayaan pendidikan, khususnya Dana BOS, BOP, dan DAK, berdampak pada peningkatan mutu dan laporan mutu di sekolah vokasi. Dengan latar belakang pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penggunaan dana, penelitian ini berupaya memberikan gambaran komprehensif mengenai praktik pengelolaan keuangan yang berkontribusi pada kualitas pendidikan vokasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di beberapa sekolah vokasi di Jawa Tengah. Partisipan penelitian meliputi kepala sekolah, guru, serta pengelola dana pendidikan yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan anggaran dan sumber daya sekolah. Pendekatan ini memungkinkan pemahaman yang mendalam mengenai proses, kendala, dan peluang dalam pengelolaan dana pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sumber pembiayaan yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran secara signifikan meningkatkan mutu pendidikan di sekolah vokasi. Penggunaan dana yang fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, pelatihan tenaga pendidik, dan pengembangan fasilitas mendukung tercapainya standar pendidikan yang lebih baik. Selain itu, keterlibatan aktif masyarakat dan dunia industri menjadi faktor penting untuk menyesuaikan pendidikan vokasi dengan kebutuhan pasar kerja. Meski demikian, tantangan seperti keterbatasan anggaran dan keselarasan antara kebutuhan pendidikan dan sumber daya masih perlu diatasi. Oleh karena itu, inovasi dalam diversifikasi sumber pembiayaan serta sinergi yang lebih erat antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat sangat diperlukan guna mewujudkan pendidikan vokasi yang berkualitas dan relevan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengelola pendidikan dalam mengoptimalkan pengelolaan dana demi peningkatan laporan mutu sekolah vokasi.
Strengthening Organizational Culture through Total Quality Management: A Moderated Model of Transformational Leadership Herlina Tri Wulandari; H Harsono; I Indri
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2025: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study has a purpose to analyze the influence of the application ofTotal Quality Management (TQM) in strengthening organizational culture in vocational education, with transformational leadership as a mod-erating variable. This study was motivated by the challenges faced by SMK Negeri 4 Klaten in developing a culture of caring, contributing, and collaborating to improve school performance and graduate readiness. Employing a quantitative cross-sectional design, data were accumulated from 307 respondents consisting of teachers, staff, and students through a structured questionnaire that measured Total Quality Manage-ment (TQM), organizational culture, also transformational leadership. Structural Equation Modeling (SEM) with AMOS was utilized to appraise the direct and moderating effects, preceded by validity and reliability testing utilizing Confirmatory Factor Analysis, Composite Reliability, also Average Variance Extracted. The results showed that the application of Total Quality Management (TQM) significantly and positively influ-enced organizational culture, and transformational leadership also unfolded a significant positive effect. Furthermore, transformational leadership strengthened the relationship between Total Quality Management (TQM) and organizational culture, confirming its moderating role in internalizing quality values throughout the school environment. This study adds to the treatise on quality management in education by integrating Total Quality Management (TQM) and transformational leadership in the realm of vocational schools. Practically, the findings offer recommendations for school leaders to enhance quality improvement efforts by strengthening leadership capacity and instilling a culture of caring, contribution, and collaboration. These concepts are valuable for policymakers in designing quality assurance strategies that combine managerial systems with leadership-driven cultural development.
Analysis of the Influence of Deep Learning and Digital Technology on Entrepreneurial Creativity Moderated by Digital Literacy Herlina Tri Wulandari; Sigit Haryanto; Djalal Fuadi
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2025: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The influence of artificial intelligence (AI)-based deep learning and digital technologies on students’ entrepreneurial creativity, with digital literacy as a moderating variable, is the focus of this study. The research background is grounded in the increasing level of digital skills possessed by students and the growing role of AI technologies in vocational education, particularly in fostering entrepreneurial creativity as a critical competency in the digital economy era. A quantitative method was employed with a sample of 180 students from SMK Negeri 4 Klaten, who were surveyed through a structured questionnaire. The findings reveal that AI-based deep learning and digital technologies in education have a positive and significant impact on students’ entrepreneurial creativity. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) through SmartPLS. Digital literacy not only directly affects creativity but also significantly moderates the relationship between entrepreneurial creativity, digital technology, and deep learning. More than 50% of the variability in entrepreneurial creativity can be explained by the model, as indicated by an R-square value of 0.546. These results demonstrate that digital literacy and smart technologies are strategic factors in enhancing students’ entrepreneurial creativity. The study further highlights the need to strengthen digital literacy and integrate AI into vocational learning. It also provides important implications for the development of technology-based entrepreneurship curriculam.