M. Zuljalal Al Hamdany
Universitas Islam Negeri Palopo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Program Sistem Penilaian melalui Model Discrepancy dalam Pendidikan Agama Islam di UPT SMP Negeri 7 Satap Masamba Muh. Amin; Hasriadi Hasriadi; M. Zuljalal Al Hamdany
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.8355

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya mengevaluasi kesesuaian sistem penilaian PAI dengan standar Kurikulum Merdeka guna mengidentifikasi kesenjangan, meningkatkan kualitas asesmen, serta memastikan capaian pembelajaran optimal dan autentik. Penilaian PAI seharusnya mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, namun praktik di sekolah ini masih lebih menekankan aspek kognitif dan belum sepenuhnya sesuai standar yang ditetapkan. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara standar kurikulum dan praktik di lapangan sehingga penting dilakukan evaluasi sebagai dasar perbaikan sistem penilaian agar lebih autentik dan holistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan sistem penilaian Pendidikan Agama Islam (PAI) di UPT SMP Negeri 7 Satap Masamba dan menilai sejauh mana program tersebut mencerminkan capaian kompetensi peserta didik. Jenis penelitian ini adalah evaluasi program dengan pendekatan campuran (mixed methods). Penelitian dilaksanakan di UPT SMP Negeri 7 Satap Masamba pada tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru PAI, dan peserta didik, sedangkan objek penelitian adalah program sistem penilaian PAI. Instrumen yang digunakan meliputi lembar angket, pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen melalui validasi ahli (expert judgment). Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik serta member check. Data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis kesenjangan (Discrepancy), sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan sistem penilaian PAI berada pada kategori baik dengan kesenjangan yang relatif kecil. Pada tahap desain, guru telah menyusun perangkat dan instrumen dasar, meskipun belum sepenuhnya sesuai prinsip penilaian autentik. Tahap instalasi menunjukkan kompetensi guru memadai, namun sarana dan prasarana perlu penguatan. Pada tahap proses, penilaian berlangsung aktif dan interaktif, meskipun pemanfaatan hasil untuk tindak lanjut masih terbatas. Sedangkan pada tahap produk, capaian kognitif peserta didik baik, sementara aspek afektif dan psikomotorik belum optimal.
Implementasi Metode Pembelajaran Berbasis Kasus Pada Materi Menghindari Akhlak Madzmumah Dan Membiasakan Akhlak Mahmudah Agar Hidup Nyaman Dan Berkah Di Kelas X SMAN 6 Palopo Rahmat Dwi Septian; Ahmad Harun Arrosyid; M. Zuljalal Al Hamdany; Bungawati Bungawati
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.1143

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman dan internalisasi nilai-nilai akhlak mahmudah pada peserta didik serta masih ditemukannya perilaku yang mencerminkan akhlak madzmumah di lingkungan sekolah. Selain itu, pembelajaran yang cenderung konvensional menyebabkan peserta didik kurang aktif dan kesulitan menghubungkan materi akhlak dengan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode pembelajaran berbasis kasus dalam upaya menghindari akhlak madzmumah, membiasakan akhlak mahmudah, serta mengetahui dampaknya terhadap pembentukan karakter peserta didik di kelas X SMAN 6 Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru Pendidikan Agama Islam dan peserta didik kelas X SMAN 6 Palopo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode pembelajaran berbasis kasus mampu meningkatkan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran karena materi dikaitkan dengan kasus nyata yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Metode ini juga membantu peserta didik memahami secara lebih mendalam perbedaan antara akhlak madzmumah dan akhlak mahmudah serta menumbuhkan kesadaran untuk menerapkan akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, terjadi perubahan sikap dan perilaku peserta didik, seperti lebih menjaga tutur kata, bersikap sopan, bertanggung jawab, dan berusaha menepati janji. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa kurangnya rasa percaya diri sebagian peserta didik dalam menyampaikan pendapat saat diskusi. Dengan demikian, metode pembelajaran berbasis kasus terbukti memberikan dampak positif terhadap aspek kognitif, afektif, dan pembentukan karakter peserta didik