Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Nadwah Usbu’iyyah as A Pedagogical Framework for Enhancing Students’ Mastery of Arabic Grammar Mawardi Mawardi; Annisa Zahra Jabbar; Firman Firman; Hasriadi Hasriadi
Journal of Educational Studies Vol. 4 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jes.v4i1.2747

Abstract

Arabic language learning among students of the Arabic Language Education Program at UIN Palopo often faces challenges, particularly in mastering grammatical rules. This study aims to investigate the effect of the Nadwah Usbu’iyyah program on students’ Arabic grammar proficiency. Using a quantitative approach, data were collected through observation, interviews, and pretest and posttest instruments. The sample consisted of 19 students from the Arabic Language Education Department who actively participated in the Nadwah Usbu’iyyah program. The results revealed a significant difference between pre-test and post-test scores, with a calculated t-value of 11.25, which exceeds the critical value of 1.734. This indicates that the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (H0) is rejected. Furthermore, the average post-test score (78) was higher than the pre-test score (61), demonstrating a notable improvement. These findings suggest that the Nadwah Usbu’iyyah program has a significant positive effect on enhancing students’ mastery of Arabic grammar. Therefore, it is recommended as an effective supplementary learning strategy in Islamic higher education institutions.
Evaluasi Program Sistem Penilaian melalui Model Discrepancy dalam Pendidikan Agama Islam di UPT SMP Negeri 7 Satap Masamba Muh. Amin; Hasriadi Hasriadi; M. Zuljalal Al Hamdany
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.8355

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya mengevaluasi kesesuaian sistem penilaian PAI dengan standar Kurikulum Merdeka guna mengidentifikasi kesenjangan, meningkatkan kualitas asesmen, serta memastikan capaian pembelajaran optimal dan autentik. Penilaian PAI seharusnya mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, namun praktik di sekolah ini masih lebih menekankan aspek kognitif dan belum sepenuhnya sesuai standar yang ditetapkan. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara standar kurikulum dan praktik di lapangan sehingga penting dilakukan evaluasi sebagai dasar perbaikan sistem penilaian agar lebih autentik dan holistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan sistem penilaian Pendidikan Agama Islam (PAI) di UPT SMP Negeri 7 Satap Masamba dan menilai sejauh mana program tersebut mencerminkan capaian kompetensi peserta didik. Jenis penelitian ini adalah evaluasi program dengan pendekatan campuran (mixed methods). Penelitian dilaksanakan di UPT SMP Negeri 7 Satap Masamba pada tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru PAI, dan peserta didik, sedangkan objek penelitian adalah program sistem penilaian PAI. Instrumen yang digunakan meliputi lembar angket, pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen melalui validasi ahli (expert judgment). Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik serta member check. Data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis kesenjangan (Discrepancy), sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan sistem penilaian PAI berada pada kategori baik dengan kesenjangan yang relatif kecil. Pada tahap desain, guru telah menyusun perangkat dan instrumen dasar, meskipun belum sepenuhnya sesuai prinsip penilaian autentik. Tahap instalasi menunjukkan kompetensi guru memadai, namun sarana dan prasarana perlu penguatan. Pada tahap proses, penilaian berlangsung aktif dan interaktif, meskipun pemanfaatan hasil untuk tindak lanjut masih terbatas. Sedangkan pada tahap produk, capaian kognitif peserta didik baik, sementara aspek afektif dan psikomotorik belum optimal.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN VISUAL, AUDITORY, DAN KINESTHETIC (VAK) DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PELAJARAN SKI KELAS VII MTS SA PATIMANJAWARI MALANGKE BARAT Jihan Nazilah; Hasriadi Hasriadi; Sukmawaty Sukmawaty
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3975

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kelas VII MTs SA Patimanjawari Malangke Barat. Proses pembelajaran yang monoton dan kurang inovatif menyebabkan peserta didik cenderung pasif dan hasil belajar yang belum optimal. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) Bagaimana implementasi model pembelajaran Visual, Auditory, dan Kinesthetic (VAK) dalam meningkatkan minat belajar peserta didik? (2) Apakah model pembelajaran VAK efektif dalam meningkatkan minat belajar peserta didik? (3) Bagaimana hasil belajar peserta didik setelah diterapkannya model pembelajaran VAK? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses implementasi model pembelajaran VAK, efektivitasnya dalam meningkatkan minat belajar, serta dampaknya terhadap hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 peserta didik kelas VII. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar peserta didik dari kategori “cukup” pada siklus I menjadi “sangat baik” pada siklus II. Hasil belajar peserta didik juga meningkat signifikan, di mana seluruh peserta didik mencapai nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Visual, Auditory, dan Kinesthetic (VAK) terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran SKI. Pendekatan ini mampu mengakomodasi gaya belajar yang beragam sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan bermakna. Model ini direkomendasikan untuk digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran di sekolah.