Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Romantic Attachment Dengan Toxic Relationship Pada Mahasiswa Di Universitas X Mutiara Mirah Yunita
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 4 No 3: Oktober (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v4i3.3300

Abstract

Fenomena toxic relationship pada pasangan muda, termasuk mahasiswa, semakin banyak terjadi dan menimbulkan dampak serius baik secara psikologis maupun fisik. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kecenderungan terlibat dalam hubungan beracun adalah romantic attachment, yaitu pola kelekatan emosional individu dalam hubungan romantis yang terbentuk dari pengalaman kelekatan di masa kanak-kanak. Penelitian kuantitatif ini bertujuan mengetahui hubungan antara romantic attachment style dan toxic relationship pada mahasiswa di Universitas X yang sedang atau pernah menjalin hubungan romantis (pacaran). Subjek penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tersebut, dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala romantic attachment serta skala toxic relationship yang dikembangkan dari teori dan penelitian sebelumnya. Analisis dilakukan menggunakan uji korelasi untuk melihat hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara romantic attachment style dan toxic relationship pada mahasiswa Universitas X (p = 0,012; p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa pola kelekatan tertentu berkaitan dengan kecenderungan terlibat dalam hubungan tidak sehat. Temuan ini menegaskan pentingnya pemahaman mengenai gaya kelekatan romantis dalam upaya pencegahan dan intervensi terhadap toxic relationship pada mahasiswa.
Hubungan Parents-Peer Attachment Dengan Self-Efficacy Akademik Dimediasi Motivasi Belajar Pada Pelajar Sekolah X Kabupaten Tangerang Di Era New Normal Mutiara Mirah Yunita
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 4 No 3: Oktober (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v4i3.3301

Abstract

Era new normal menuntut pelajar untuk beradaptasi kembali dengan pembelajaran tatap muka setelah periode panjang pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19. Perubahan ini berpotensi memengaruhi keyakinan diri pelajar dalam bidang akademik (academic self-efficacy), yang salah satunya dipengaruhi oleh kualitas hubungan dengan orang tua dan teman sebaya serta motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara parents-peer attachment dan self-efficacy akademik dengan motivasi belajar sebagai variabel mediator pada pelajar SMKN 7 Kabupaten Tangerang di era new normal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 241 pelajar berusia 15–18 tahun yang dipilih secara saturated sampling. Instrumen yang digunakan adalah Inventory of Parent and Peer Attachment-Revised (IPPA-R; Gullone & Robinson, 2005), Skala Motivasi Belajar versi pendek Bahasa Indonesia (Natalya, 2018), dan skala academic self-efficacy (Gafoor, 2007). Analisis regresi mediasi menunjukkan bahwa keterikatan dengan ayah dan motivasi belajar berhubungan secara signifikan dengan self-efficacy akademik dan motivasi belajar memediasi hubungan tersebut secara parsial. Sebaliknya, tidak ditemukan mediasi yang kuat antara keterikatan dengan ibu dan motivasi belajar terhadap self-efficacy akademik. Hasil juga menunjukkan bahwa keterikatan dengan teman sebaya dan motivasi belajar berhubungan dengan self-efficacy akademik, dengan motivasi belajar sebagai mediator parsial. Temuan ini mengindikasikan bahwa di era new normal, kualitas kelekatan dengan ayah dan teman sebaya, yang didukung motivasi belajar yang tinggi, berkontribusi penting terhadap self-efficacy akademik pelajar SMK.