Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Indonesia Terhadap Kasus Multinasional: Kegagalan Perusahaan GSK dalam Menangani Obat Zantac Arya Tirta Suardi; Fazriel Pramuditya; Muhammad Rully Febriansyah; Sulaeman Kahfi Winata; Septianis Afipah
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/tsdk9x66

Abstract

Penarikan obat Zantac (ranitidine) oleh GlaxoSmithKline (GSK) akibat temuan kontaminasi N-Nitrosodimethylamine (NDMA) menunjukkan kelemahan dalam tata kelola farmasi global dan pengawasan keamanan obat. Kasus ini menjadi penting bagi Indonesia sebagai negara berkembang yang bergantung pada obat impor dan kerangka regulasi internasional. Artikel ini menganalisis respons Indonesia terhadap kasus Zantac melalui penguatan kewenangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), harmonisasi standar farmasi nasional dengan regulasi global, serta pemanfaatan diplomasi kesehatan untuk memastikan akuntabilitas perusahaan farmasi multinasional. Artikel ini berargumen bahwa respons Indonesia tidak semata bersifat teknis-regulatif, tetapi juga merupakan upaya strategis untuk memperkuat kapasitas negara dalam tata kelola obat global. Temuan penelitian menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah, institusi internasional, dan industri farmasi dalam mencegah kasus serupa dan meningkatkan perlindungan konsumen.  
Kerja Sama Internasional UPI dan Yatu Study Abroad of Beijing Program Pascasarjana : Penelitian Muhammad Rully Febriansyah; Tom Finaldin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5405

Abstract

Kerja sama akademik antar-universitas merupakan instrumen krusial dalam internasionalisasi pendidikan tinggi di era globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kolaborasi antara Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Yatu Study Abroad of Beijing pada program Magister dan Doktor tahun 2022. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui studi dokumen MoU dan wawancara mendalam dengan Kepala Sekretariat Humas UPI. Analisis dilakukan dengan teori Kerja Sama Internasional Kenneth A. Oye (1986) dan konsep Soft Power Joseph Nye (2004) . Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan ini berhasil meningkatkan mobilitas akademik dan memperkuat diplomasi pendidikan Indonesia-Tiongkok melalui pembukaan kuota awal dua kelas per prodi. Namun, ditemukan tantangan signifikan berupa perbedaan sistem kurikulum, hambatan bahasa, dan kompleksitas regulasi visa studi. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan mitigasi melalui program matrikulasi budaya dan sinkronisasi kurikulum menjadi kunci keberlanjutan program.