Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Negosiasi Tarif Ekspor Indonesia–Amerika Serikat dalam Perspektif Administrasi Publik dan Ekonomi Politik Internasional Ferdian Bhaskoro
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i1.7419

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengamati proses negosiasi tarif ekspor antara Indonesia dan Amerika Serikat terutama dalam perspektif Administrasi Publik dan Ekonomi Politik Internasional. Latar penelitian berangkat dari dinamika preferensi tarif (termasuk peninjauan skema GSP) yang memengaruhi daya saing produk Indonesia di pasar Amerika Serikat. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif yang komprehensif dan analisis isi terhadap dokumen kebijakan perdagangan, laporan resmi pemerintah, serta publikasi akademik. Analisis dilakukan menggunakan tiga kunci efektivitas negosiasi, yakni kapasitas administrasi publik (koordinasi lintas lembaga, kualitas data kebijakan), strategi diplomasi ekonomi (keselarasan argumen, taktik ‘mutual gain’, dukungan pemangku kepentingan), dan konteks ekonomi politik internasional (ketergantungan asimetris, standar non-tarif). Studi ini menyimpulkan bahwa keberhasilan negosiasi tarif bergantung pada orkestrasi whole of government, penguatan basis bukti ekonomi, dan pengelolaan jejaring kepentingan industri. Rekomendasi mencakup pembentukan satuan tugas negosiasi permanen, integrasi intelijen pasar dengan riset kebijakan, serta penajaman instrumen monev untuk memastikan konsistensi keputusan dan hasil negosiasi terhadap sasaran ekspor nasional.
Transit Oriented Development (TOD) sebagai Salah Satu Solusi Perumahan di Jabodetabek (Studi Literatur pada Kawasan Stasiun Rawabuntu dan Stasiun Pondok Cina) Ferdian Bhaskoro; Roy Valiant Salomo
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6184

Abstract

Permasalahan backlog perumahan di wilayah metropolitan Jabodetabek merupakan isu struktural yang berkaitan dengan pertumbuhan urbanisasi, keterbatasan lahan, serta lemahnya integrasi antara sistem transportasi dan tata ruang. Dalam beberapa dekade terakhir, ekspansi kawasan permukiman ke wilayah suburban tanpa diimbangi dengan sistem transportasi publik yang memadai telah menimbulkan berbagai permasalahan seperti urban sprawl, kemacetan, serta ketimpangan akses terhadap hunian layak. Dalam konteks tersebut, pendekatan Transit Oriented Development (TOD) muncul sebagai solusi strategis yang mengintegrasikan pembangunan kawasan dengan sistem transportasi publik massal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana TOD dapat menjadi solusi dalam penyediaan perumahan di wilayah Jabodetabek, dengan fokus pada kawasan Stasiun Rawabuntu dan Stasiun Pondok Cina sebagai representasi kawasan suburban dengan intensitas mobilitas tinggi. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap jurnal ilmiah terindeks Scopus dan Sinta dalam rentang waktu 2022–2025, yang dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola, tantangan, serta peluang implementasi TOD dalam konteks perumahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TOD memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan efisiensi penggunaan lahan, mendorong pembangunan hunian vertikal, serta meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap transportasi publik. Namun demikian, implementasi TOD di Jabodetabek masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain koordinasi kelembagaan yang belum optimal, ketidaksinkronan regulasi, keterbatasan skema pembiayaan, serta resistensi sosial. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan policy orchestration yang kuat untuk memastikan integrasi kebijakan lintas sektor dalam mendukung keberhasilan TOD sebagai solusi perumahan berkelanjutan.