Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Ex-post Program SADEL CEPAK dalam Menurunkan Angka Perkawinan Anak di Kabupaten Sumenep Nefita Putri Mulyadi; Nur Hazirah Dahliah; Lisiana Leli Antika Afriyani; Hendra Wijayanto
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.7156

Abstract

Perkawinan anak masih menjadi persoalan sosial yang terus terjadi dalam masyarakat Madura, khususnya di Kabupaten Sumenep, di mana tradisi budaya, tekanan ekonomi, dan nilai sosial masih memengaruhi praktik tersebut secara kuat. Tingginya angka perkawinan anak mendorong Pemerintah Kabupaten Sumenep membentuk Program Desa Model Pencegahan Perkawinan Anak (SADEL CEPAK) sebagai upaya pencegahan melalui pendekatan edukasi, sosialisasi, dan pendampingan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara ex-post pelaksanaan Program SADEL CEPAK sebagai upaya menurunkan angka perkawinan anak di Kabupaten Sumenep. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan evaluasi ex-post. Analisis data menggunakan pendekatan evaluasi kebijakan publik William N. Dunn yang meliputi efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program SADEL CEPAK berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya perkawinan anak dan pentingnya pendidikan. Namun, program belum sepenuhnya efektif dalam mengubah perilaku masyarakat karena praktik perkawinan anak masih dipengaruhi budaya, nilai patriarki, kondisi ekonomi, dan tekanan sosial yang mengakar kuat. Selain itu, program masih menghadapi hambatan berupa ketimpangan akses kebijakan, keterbatasan keberlanjutan program, serta belum optimalnya dukungan struktural pemerintah daerah. Oleh karena itu, upaya pencegahan perkawinan anak memerlukan kebijakan yang lebih komprehensif, berkelanjutan, dan terintegrasi dengan aspek sosial, budaya, ekonomi, serta pendidikan masyarakat
Penerapan Inovasi “Pasangan Serasi” oleh Disdukcapil Sidoarjo dalam Pelayanan Pencatatan Pernikahan Umat Non-Muslim Nur Hazirah Dahliah; Ertien Rining Nawangsari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14265

Abstract

Pencatatan perkawinan umat non-Muslim masih menghadapi berbagai kendala aksesibilitas, kompleksitas prosedur, dan ketimpangan pelayanan, yang berdampak pada lemahnya perlindungan hak sipil keluarga. Kabupaten Sidoarjo merespons permasalahan tersebut melalui inovasi pelayanan “Pasangan Serasi” (Pencatatan Perkawinan Sah dan Semesta Merestui) yang terintegrasi dalam program Jemput Bola Terpadu oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan inovasi Pasangan Serasi dalam pelayanan pencatatan perkawinan umat non-Muslim serta dampaknya terhadap efektivitas layanan dan inklusivitas sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, serta analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi Pasangan Serasi mampu meningkatkan kepastian hukum, efisiensi waktu dan biaya, akurasi data kependudukan, serta memperluas akses layanan melalui konsep Seven in One dan mekanisme jemput bola berbasis kolaborasi dengan lembaga keagamaan. Inovasi ini juga memperkuat prinsip non-diskriminasi dan kohesi sosial bagi kelompok minoritas. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi pelayanan publik yang inklusif dan berkelanjutan dalam menjamin perlindungan hak sipil seluruh warga negara.